Kasus Korupsi ASABRI, Kejagung Panggil Anak Artalyta Sebagai Saksi

0

Kasus Korupsi ASABRI, Kejagung Panggil Anak Artalyta Sebagai SaksiGaekon.com – Dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi di PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ASABRI), Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia mendalami keterlibatan anak pengusaha Artalyta Suryani alias Ayin, Rommy Dharma Satriawan.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Mediaindonesia, Pada Senin (5/4), penyidik memanggil Rommy selaku Direktur PT Bukit Berlian Plantations sebagai saksi.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak mengatakan bahwa Rommy diperiksa bersama tujuh saksi lainnya.

Sementara menurut Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM-Pidsus) Kejagung Febrie Ardiansyah, Rommy diperiksa untuk mendalami aset terkait tersangka Komisaris Utama PT Trada Alam Minera Heru Hidayat yang berada di Gorontalo.

“Itu terkait aset yang di Gorontalo, pengecekan aset. Itu terkait dengan Heru, tapi belum kita pastikan,” terangnya.

Febrie mengatakan luasan aset mencapai 20 ribu hektare. Saat ini, aset tersebut belum disita dan masih dikonfirmasi dengan penyidik di lapangan.

“Kita pastikanlah bagaimana mengenai proses perolehannya, adakah keterkaitan dana masuk dengan Heru,” jelas Febrie.

Bukit Berlian Plantation telah berdiri sejak 2011 dan bergerak di bidang minyak kelapa sawit. Perusahaan tersebut mengelola 70 ribu hektare lahan kelapa sawit yang terbentang di Palu, Gorontalo, Manado dan Maluku Utara.

Sebelumnya, Artalyta pernah divonis 5 tahun penjara pada 2008 setelah terbukti menyuap Ketua Tim Jaksa Penyelidikan Kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) Urip Tri Gunawan senilai US$660 ribu.

D For GAEKON