Jadi Tersangka Kasus Mafia Tanah, Bareskrim Periksa Kadishub Depok

0

Jadi Tersangka Kasus Mafia Tanah, Bareskrim Periksa Kadishub DepokGaekon.com – Bareskrim Polri menyampaikan Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok, Eko Herwiyanto telah memenuhi pemeriksaan sebagai tersangka kasus dugaan mafia tanah, Rabu (12/1).

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian Djajadi mengonfirmasi hal ini. Herwiyanto telah memenuhi pemeriksaan atas statusnya sebagai tersangka kasus mafia tanah di Pemerintah Kota Depok, Jawa Barat.

“Sudah hadir,” kata Andi.

Andi mengatakan bahwa Eko memenuhi pemanggilan dan mulai pemeriksaan penyidik. Meski demikian, Andi belum menjelaskan secara rinci terkait materi pemeriksaan tersangka.

“Masih sedang pemeriksaan,” pungkas Andi.

Pelapor Mafia Tanah Adalah Pensiunan Jenderal TNI

Sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri kembali mengungkap kasus dugaan mafia tanah. Dalam kasus ini, ada empat orang yang dijadikan sebagai tersangka kasus mafia tanah di Pemerintah Kota Depok, Jawa Barat.

Pelapor atau korban merupakan pensiunan jenderal TNI. Menurut penjelasan Andi, Eko merupakan mantan Camat Sawangan dan informasi terakhir sekarang Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok.

Sementara Nurdin merupakan mantan staf Kelurahan Bedahan Kota Depok yang kini telah menjadi Anggota DPRD Kota Depok, Jawa Barat.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 263 KUHP, Pasal 266 KUHP, Pasal 378 KUHP dan/atau Pasal 372 KUHP juncto Pasal 55, Pasal 56 KUHP tentang dugaan tindak pidana pemalsuan surat, menempatkan keterangan palsu dalam akta otentik, penipuan dan/atau penggelapan.

Andi menjelaskan duduk perkaranya bahwa terjadi dugaan pemalsuan surat pernyataan pelepasan hak untuk kepentingan swasta yang dibuat oleh Hanafi dan Nurdin dengan dibantu Eko selaku Camat Sawangan.

Surat pelepasan hak palsu itu digunakan tersangka Burhanudin sebagai dokumen yang dilampirkan dalam permohonan penyerahan sebidang tanah milik korban ES kepada Pemerintah Kota Depok dengan keperuntukan sebagai TPU.

Selanjutnya, Andi mengatakan penyerahan tanah makam tersebut dilakukan tersangka Burhanudin sebagai persyaratan penerbitan IMB atas nama PT Abdiluhur Kawuloalit (kepentingan Burhanudin Abubakar).

D For GAEKON