Kasus Pemerasan Rp 1 Miliar Oknum Kejari, Kejati Riau Periksa Bupati Kuansing Andi Putra

0
Kasus Pemerasan Rp 1 Miliar Oknum Kejari, Kejati Riau Periksa Bupati Kuansing Andi Putra
Sumber Foto: Dokumentasi Kumparan

Gaekon.com – Kejati Riau meminta keterangan Bupati Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) Andi Putra terkait kasus pemerasan Rp1 miliar oleh oknum di Kejaksaan Negeri (Kejari) terhadap dirinya.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Liputan6, Asintel Intelijen Kejati Riau, Raharjo Budi Kisnanto membenarkan pemeriksaan tersebut.

“Silahkan menunggu hasil dari klarifikasinya,” kata Raharjo.

Pemeriksaan ini sebagai tindak lanjut laporan dugaan pemerasan oleh petinggi Kejari Kuansing ke Bidang Pengawasan Kejati Riau pada Jumat lalu, 18 Juni 2021.

Kuasa Hukum Andri Putra, Aswin E Siregar SH MH mengatakan, kedatangannya mendampingi Andi Putra untuk memberikan keterangan dan menyerahkan bukti.

“Bukti surat itu sudah diserahkan ke pemeriksa, silahkan tanya ke dalam (jaksa),” tutur Aswin.

Aswin tak mau merespon pernyataan Kepala Kejari Kuansing, Hadiman, yang bakal melaporkan balik Andi Putra ke polisi jika tudingannya tidak terbukti.

Sementara itu, Kepala Kejari Kuansing Hadiman SH MH membantah dugaan pemerasan yang menyeret namanya. Menurutnya, tidak masuk akal jika ada pemerasan sedangkan perkara masih berjalan hingga saat ini.

Terkait pemeriksaan mantan honorer Kejari Kuansing Oji D, Hadiman menyatakan nama itu sudah dipecat pada Desember 2020 lalu.

Hadiman curiga Oji D sering membocorkan dokumen penyelidikan dan penyidikan di Pidana Khusus Kejari Kuansing ke pihak lain. Hadiman menghormati laporan yang disampaikan ke Kejati Riau. Dia menyebut itu hak setiap warga negara meskipun itu sudah menyangkut pribadi dirinya.

Selain Andi Putra, Kejati Riau meminta keterangan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kuansing nonakfif, Hendra AP, mantan tenaga honorer Kejari Kuansing, Oji D, dan seorang dari DPRD Kuansing.

Sebelumnya, Andi Putra melaporkan dugaan pemerasan Rp1 miliar oleh Kajari Kuansing ke Kejati Riau. Uang itu untuk menghilangkan nama Andi Putra di surat dalam dugaan korupsi 6 kegiatan di Setdakab Kuansing.

D For GAEKON