Kelebihan Muatan, Perahu Nelayan Situbondo Karam

0

Kelebihan Muatan, Perahu Nelayan Situbondo KaramGaekon.com – Perahu jenis selerek milik nelayan Situbondo karam saat perjalanan pulang usai melaut di Selat Madura.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Detik, Perahu mesin bernama Tunggal Milik Karjo (55) mengalami kecelakaan laut pada Selasa (6/4). Perahu ini karam karena diduga kelebihan muatan.

Beruntungnya, nakhoda bernama Juri (55) dan 12 ABK yang seluruhnya nelayan asal Desa Kilensari Kecamatan Panarukan, berhasil selamat.

“Semua penumpangnya selamat. Hanya perahu selerek dan barang-barang bawaan dalam perahu yang tenggelam,” kata Koordinator Pusdalops BPBD Situbondo, Puriyono.

Sebelumnya, rombongan nelayan ini berangkat mencari ikan ke tengah Selat Madura, pada Senin (5/4) sekitar pukul 14.30 WIB.

Ada 12 orang nelayan yang bertolak dengan menumpang perahu selerek bernama Tunggal dan dinakhodai Juri (55), nelayan setempat.

Sekitar pukul 03.00 Wib dini hari tadi, upaya para nelayan menangkap ikan baru selesai. Kemudian mereka bermaksud pulang ke tepi. Namun dalam perjalanan, sedikit demi sedikit perahu mulai miring.

Diduga ini terjadi karena ada kelebihan muatan, pasalnya mereka mendapatkan ikan cukup banyak. Tak lama air laut mulai masuk ke dalam perahu melalui arah belakang bagian mesin, di bawah kemudi.

Akhirnya perahu tersebut menjadi tenggelam. Beruntung, saat itu ada perahu selerek lain Soneta, yang berada tidak jauh dari lokasi.

Pihak Soneta memberikan pertolongan dengan cara mengangkat para ABK ke perahu tenggelam ke atas perahunya.

Perahu tunggal tersebut tenggelam di tengah Selat Madura. Menggunakan perahu Soneta, seluruh penumpang perahu karam itu langsung dievakuasi pulang ke TPI Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan.

D For GAEKON