Keluarga Minta Otto Hasibuan Jadi Kuasa Hukum Djoko Tjandra

0

Gaekon.com – Pihak keluarga tersangka kasus hak tagih Bank Bali, Djoko Tjandra meminta pengacara Otto Hasibuan sebagai penasihat hukum. Namun, Otto belum memutuskan secara resmi bila dirinya nantinya bakal didapuk menjadi pengacara Djoko Tjandra.

Otto mengatakan, selain belum bertemu dengan terdakwa kasus hak tagih Bank Bali itu, Djoko Tjandra juga masih terikat dengan pengacara sebelumnya, Anita Kolopaking. Hal ini yang mendasari Otto belum bisa menerima tawaran menjadi kuasa hukum Djoko Tjandra.

“Enggak boleh tangani perkara kalau dia masih terikat pengacara yang lain,” kata Otto kepada wartawan, Sabtu (1/8).

Otto pun meminta agar Djoko Tjandra menyelesaikan terlebih dulu hubungan kuasa hukum-klien dengan Anita. Sehingga Otto menegaskan saat ini belum mau berbicara mewakili Djoko Tjandra atas berbagai kasus yang menjerat buronan 11 tahun itu.

Kalau mau putus hubungan yang lain. Saya harus anjurkan Djoko selesaikan kewajiban dengan lawyer yang lain. Etika dari kita.

“Ya, walaupun saya sudah bisa bayangkan kasusnya sebenernya kayak apa, tapi belum tepat kalau bicara atas nama Djoko. Kalau bicara soal keluarga udah dapat kuasa. Jadi keluarga jelas minta bantuan hukum dari saya,” imbuhnya.

Meski demikian, Otto berencana untuk bertemu dengan Djoko Tjandra pada Senin (3/8). Ia hari ini sempat mengunjungi Djoko Tjandra di Rutan Salemba cabang Bareskrim Polri, lokasi penahanan sementara Djoko Tjandra, namun tak dapat bertemu.

“Kita coba langsung ke tahanannya dia lagi diperiksa, jadi enggak sempat ketemu. Jadi mungkin hari Senin lah kita coba,” pungkasnya.

Djoko Tjandra selama ini didampingi pengacara Anita Kolopaking. Anita adalah pihak yang mengurus semua kasus yang menjerat kliennya itu. Namun oleh kepolisian, Anita ditetapkan sebagai tersangka karena diduga terlibat dalam kasus surat jalan kliennya itu untuk kabur ke luar negeri.

Anita pun dijerat Pasal 263 KUHP ayat 2 dan Pasal 223 KUHP dan terancam 6 tahun penjara.

K For GAEKON