Kepala Bappilu Partai Demokrat, Andi Arief Sebut Jokowi Tegur Moeldoko

0

partai demokratGaekon.com – Kepala Kantor Staf Presiden (KSP), Moeldoko sempat terseret kasus kudeta di Partai Demokrat. Kepala Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat, Andi Arief menyebut Moeldoko di tegur oleh Presiden Jokowi atas kasus tersebut.

Seperti yang dilansir GAEKON dari CNN, Langkah yang diambil Jokowi itu sangat diapresiasi oleh Andi. Ia berharap agar Moeldoko tidak lagi mengusik partai berlogo mercy itu.

“KSP Moeldoko sudah ditegur Pak Jokowi. Mudah-mudahan tidak mengulangi perbuatan tercela terhadap Partai Demokrat,” kata Andi lewat akun Twitter @Andiarief__ pada Jumat (5/2).

Dalam cuitannya, Andi juga mencibir kader senior Demokrat yang mendukung Moeldoko. Dia menyindir para senior itu sebagai sisa feodalisme.

“Buat beberapa senior partai yang kecewa dan kurang legowo dipimpin generasi muda (AHY), kami maklumi. Itu sisa-sisa feodalisme, tugas partai untuk mendidik,” ujarnya.

Kasus tersebut awalnya diungkap oleh Ketua Umum Partai Demokrat AHY. AHY mengirim surat ke Jokowi untuk meminta klarifikasi soal orang terdekat Presiden Jokowi yang ingin mengambil alih Demokrat lewat Kongres Luar Biasa.

Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra mengatakan bahwa Moeldoko ingin menjadikan Demokrat sebagai kendaraan di 2024.

Namun, Moeldoko membantahnya. Ia justru mengatakan hanya ngopi-ngopi saat bertemu dengan para kader Demokrat. Moeldoko mengaku tidak ada niat mencampuri urusan internal partai.

Sampai saat ini Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman mengaku tidak tahu soal teguran Jokowi ke Moeldoko.

“Kami tidak mendapatkan informasi tentang hal tersebut,” ucap Fadjroel lewat pesan singkat.

Kepala Setpres Heru Budi Hartono dan Moeldoko juga belum memberikan keterangan terkait teguran tersebut.

D For GAEKON