Kepala Sekolah SMK Swasta Di Surabaya Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Siswinya

0

Kepala Sekolah SMK Swasta Di Surabaya Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap SiswinyaGaekon.com – Kasus pelecehan seksual seorang kepala sekolah yang dilakukan terhadap siswinya di Surabaya, Jawa Timur sepertinya masih menjadi tanda tanya. Pasalnya, Penyidik Polrestabes Surabaya belum mengantongi sejumlah bukti.

Seperti yang dilansir GAEKON dari CNN, Penyidik Polrestabes Surabaya hingga kini belum menahan AF, seorang kepala sekolah di ibu kota Provinsi Jawa Timur itu.

Wakasatreskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Ambuka Yudha mengatakan hal itu karena pihaknya masih belum mengantongi bukti-bukti tindakan AF kepada AR, siswinya.

Namun, pihak polisi masih tetap mendalami kasus tersebut dengan memeriksa dan meminta keterangan beberapa orang saksi, yang merupakan teman-teman dan orang tua korban.

“Ada tujuh orang (saksi), teman-teman, dan keluarga. Kita akan periksa saksi-saksi lainnya,” ucapnya.

Ambuka meminta agar pihak korban bersabar menunggu proses penyelidikan. AF sendiri saat ini masih berstatus sebagai saksi terlapor.

“Semoga kita bisa mendapat bukti atau petunjuk apakah perbuatan itu benar-benar terjadi. Sementara (AF) masih terlapor,” kata Ambuka.

Bukti-bukti tersebut sulit untuk ditemukan, pasalnya kejadian itu sudah berlangsung cukup lama yakni setahun yang lalu.

“Untuk barang bukti, karena kejadiannya satu tahun yang lalu, kami masih mencari pakaian-pakaian [korban],” kata Ambuka.

Pihak polisi juga belum mendapatkan bukti rekaman kamera pengawas CCTV saat kejadian. Ia bahkan menyebut kemungkinan mendapatkan rekaman itu kecil.

“CCTV kita kecil kemungkinannya, karena kejadiannya satu tahun lalu,” ujar Ambuka.

Sebelumnya, seorang kepala sekolah SMK swasta di Surabaya, AF dilaporkan ke Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya, dengan dugaan pelecehan dan pencabulan terhadap anak didiknya sendiri, AR.

AR yang masih 17 tahun itu membuat laporan bersama orang tuanya, S (58) ke Polrestabes Surabaya. Kejadian tersebut terjadi pada Desember 2019 lalu, saat kondisi sekolah yang sepi karena libur akhir tahun, kepala sekolah AF, ternyata meminta AR untuk menemuinya di sekolah.

D For GAEKON