Keracunan Nasi Kenduri Maulid Nabi, 30 Warga Pidie, Aceh Dirawat Di Rumah Sakit

0

Keracunan Nasi Kenduri Maulid Nabi, 30 Warga Pidie, Aceh Dirawat Di Rumah SakitGaekon.com – Sebanyak 30 warga Desa Cebrek, Kecamatan Simpang Tiga, Kabupaten Pidie, Aceh harus dirawat di sejumlah fasilitas layanan kesehatan, lantaran diduga keracunan.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Kumparan, mereka diduga keracunan nasi kenduri Maulid Nabi Muhammad SAW, Selasa (19/10).

Kepala Kepolisian Resor Pidie, Ajun Komisaris Besar Polisi Padli mengonfirmasi hal ini. Pihaknya mengatakan bahwa gejala yang dialami warga mulai dari muntah-muntah hingga sesak napas.

“Diduga mengalami keracunan makanan nasi maulid yang diselengarakan di meunasah Desa Cebrek, Simpang Tiga, yaitu berupa gejala muntah, mual-mual, sesak napas, dan sakit kepala,” kata Padli.

Menurut Padli, sekitar 30 orang korban dugaan keracunan telah ditangani secara medis oleh puskesmas dibantu anggota Komando Rayon Militer Simpang Tiga dan Kepolisian Sektor Simpang Tiga di meunasah Cebrek.

“Namun ada beberapa orang yang harus dirujuk ke rumah sakit umum guna mendapatkan penanganan medis dan pertolongan lebih lanjut,” terangnya.

Korban Keracunan Terdiri Dari Anak-Anak Hingga Dewasa

Warga yang diduga keracunan itu terdiri dari anak-anak hingga dewasa. Padli mengatakan korban yang dirawat di rumah sakit jumlahnya belasan dan tersebar di beberapa tempat layanan kesehatan.

Sebanyak 9 orang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Teungku Chik di Tiro, 2 orang di RS Mufid, 1 orang di RS Citra Husada, dan 4 orang di Praktek Bidan Eriana Blang Paseh Kota Sigli.

Menurut keterangan Padli hingga pukul 22.00 WIB suasana di Desa Cebrek sudah kondusif. Dua mobil ambulans dan sejumlah anggota TNI dan polisi siaga di sana kalau perlu penanganan dan tindakan lanjutan.

Padli menjelaskan peristiwa itu awal mula diketahui sekitar pukul 16.00 WIB saat sejumlah warga melaporkan ke kepala desa Cebrek bahwa ada warga yang diduga mengalami keracunan sesudah makan nasi maulid.

“Sedangkan untuk barang bukti sisa nasi kotak dan sisa sampel muntah korban akan dibawa ke Dinas Kesehatan Pidie,” kata Padli.

D For GAEKON