Kerja 7 Tahun Tak Digaji, KBRI Kuala Lumpur Perjuangkan Hak TKW Asal Indonesia

0

Kerja 7 Tahun Tak Digaji, KBRI Kuala Lumpur Perjuangkan Hak TKW Asal IndonesiaGaekon.com – Tenaga Kerja Wanita Indonesia, Berta Tara sudah 7 tahun bekerja di Kuala Lumpur, Malaysia. Namun sampai saat ini, dirinya tidak mendapatkan haknya.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Liputan6, Pihak KBRI Kuala Lumpur di Malaysia berhasil menyelesaikan kasus Berta ini. Selain Berta, ada pula kasus Sitriana Nauftinu yang tidak digaji selama sembilan tahun. Keduanya berasal dari Nusa Tenggara Timur (NTT).

Atase Ketenagakerjaan KBRI Kuala Lumpur Budi Hidayat Laksana menyampaikan pihaknya berhasil menyelesaikan dua kasus tersebut.

Berta mendapatkan haknya sebesar 77 ribu, sementara Sitriana mendapatkan 80 ribu ringgit. KBRI Kuala Lumpur melaporkan bahwa keduanya sudah difasilitasi agar bisa pulang ke kampung halamannya di Indonesia.

Saat ini KBRI terus menangani permasalahan gaji yang tidak dibayarkan oleh majikan. Masalah lain yang sering dijumpai adalah majikan tidak memberikan atau sangat membatasi akses komunikasi bagi PMI sektor domestik keluar baik pihak keluarga apalagi kepada KBRI.

Budi Hidayat juga menegaskan bahwa KBRI Kuala Lumpur tidak memberikan toleransi kepada majikan atau agensi yang melakukan eksploitasi dan tidak membayar gaji PMI.

Pihaknya akan memberikan peringatan keras kepada Agensi Pekerjaan Swasta (APS) Malaysia, bilamana tidak memonitor PMI yang ditempatkan pada majikan, yang dapat menimbulkan eksploitasi dan hak-hak PMI tidak dibayarkan.

D For GAEKON