Kesal Tak Pernah Dinafkahi, Seorang Ibu Nekat Nyuri HP Anaknya

0

Kesal Tak Pernah Dinafkahi, Seorang Ibu Nekat Nyuri HP AnaknyaGaekon.com – Seorang ibu di Kelurahan Mayura Kecamatan Cakranegara Kota Mataram berinisial AL (64) nekat mencuri handphone anaknya, lantaran tak dinafkahi selama bertahun-tahun.

Melansir dari Detik, AL mencuri handphone anaknya yang disimpan di dalam lemarinya. Terduga pelaku AL mengaku sengaja mengambil dan menjual handphone milik anaknya tersebut karena kesal dan sakit hati dengan anaknya karena tidak pernah diperhatikan.

“Saya kesal sakit hati tidak pernah dikasi uang, padahal saya tetap cuci segala macam di rumahnya,” kata AL.

Sang Ibu Menggunakan Uang Hasil Jual HP Untuk Membayar Utang

Anak dari korban yang tak lain cucu AL bahkan tiap hari tinggal dan makan di tempat AL tinggal. Hal itu pun menjadi dasar pelaku mencuri handphone milik korban.

Uang hasil penjualan handphone itu, kata AL, digunakan untuk melunasi utangnya. Kini, terduga pelaku diwajibkan melapor ke Polsek Cakranegara.

Kerugian yang dialami korban atau pelapor akibat tindak pidana pencurian tersebut sekitar Rp 4.200.000.

Kapolsek Cakranegara, Kompol M. Nasrullah mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan tentang kehilangan satu unit handphone merk Oppo.

Menurutnya, korban tidak mengetahui bahwa pelaku pencurian adalah ibunya. Handphone milik korban, kata Nasrullah, ditemukan di Lombok Tengah, pada Sabtu (23/4/2022) kemarin setelah dilaporkan hilang pada Desember 2021 lalu.

“Jadi korban ini tidak pernah akan pidanakan ibunya. Pelapor tidak tahu siapa pencuri HPnya makanya melaporkan ke polisi,” kata Nasrullah.

Awalnya pihak kepolisian menetapkan sangkaan pasal 362 KUHP kepada AL atas dugaan pencurian handphone. Namun, setelah dilakukan penyelidikan lebih lanjut maka sangkaannya berubah menggunakan pasal 367 tentang pencurian di dalam keluarga.

“Karena pelakunya ini adalah ibu kandung dari korban. Saat ini sudah ada upaya dari keluarganya untuk melakukan Restorative Justice (RJ). Dalam waktu dekat berkasnya akan kita selesaikan,” ujar Nasrul.

D For GAEKON