Kiper PSIS Jandia Eka Putra Diperiksa Polisi Soal Pukuli Brimob

0

Kiper PSIS Jandia Eka Putra Diperiksa Polisi Soal Pukuli BrimobGaekon.com – Kiper veteran PSIS Semarang, Jandika Eka Putra diperiksa polisi pada Senin (9/5) terkait kasus pemukulan terhadap anggota Brimob Polda Sumatera Barat, Briptu Fauzi Rizki Saputra.

Status Jandia Masih Sebagai Saksi

Melansir dari suara.com, Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Dedy Adriansyah Putra mengatakan pemeriksaan terhadap Jandia berlangsung pada, Senin (9/5).

“Kemarin sempat diamankan di Polsek, tadi malam kami ambil alih. Karena diduga pelaku banyak, sekitar 10 orang, kami masih periksa peran-peran orang yang diamankan ini,” kata Kompol Dedy.

Status Jandia saat ini masih sebagai saksi. Meski demikian, jika dia terlibat dalam kasus penganiayaan aparat Brimob Polda Sumbar, maka Jandia pun akan ditetapkan sebagai tersangka.

“Kami masih dalami, kami tidak ingin buru-buru. Masih diperiksa sekarang karena jumlahnya banyak dan membutuhkan waktu untuk diperiksa satu-satu,” terang Kompol Dedy.

Dari hasil pemeriksaan sementara, dua orang telah ditetapkan sebagai tersangka. Sedangkan beberapa orang lainnya masih berstatus saksi dan terus diperiksa.

“Selebihnya masih saksi, kami masih melengkapi alat bukti,” tutur Kompol Dedy.

Sebelumnya, peristiwa pemukulan itu diduga terjadi di objek wisata Pantai Pasir Jambak, Padang pada Minggu (8/5). Saat itu aparat Brimob Polda Sumbar dan keluarganya tengah berwisata di Pantai Pasir Jambak.

Jandia yang memang izin pulang ke kampung halamannya di Padang, kala itu di lokasi yang sama tengah bermain sepakbola bersama beberapa orang lainnya.

“Kebetulan anggota Brimob jalan-jalan ke pantai bersama keluarga. Anaknya lagi duduk bermain pasir, kemudian datang pemuda main bola, satu tim lima orang. Jadi main bola hampir mengenai keluarga anggota Brimob,” jelas Kompol Dedy.

Kemudian aparat Brimob itu sempat melakukan dua kali teguran kepada Jandia, namun tak digubris hingga terjadi cekcok yang berujung pada pemukulan.

“Maka terjadilah pemukulan. Pemain bola yang bermain melakukan pemukulan. Kami masih dalami, kan yang main bola lebih dari 10 orang. Ada juga anak-anak bawah umur main. Jandia Eka Putra juga sedang main saat itu,” terang Kompol Dedy.

D For GAEKON