Kisah Unik Hewan-Hewan Kurban Presiden Jokowi

0

Gaekon.com – Diberbagai wilayah di Indonesia, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyumbangkan hewan-hewan sapi pilihannya pada Hari Raya Idul Adha 2020. Tidak hanya itu saja, sapi-sapi yang dibeli oleh Jokowi adalah sapi-sapi terbaik yang dimiliki oleh sejumlah pemilik sapi tersebut. Selain itu, tak hanya ukurannya saja yang besar, tetapi cara perawatannya memang sungguh istimewa. Uniknya, sapi-sapi yang dibeli Jokowi memiliki sejumlah kisah-kisah tersendiri.

1. Sapi Tertidur Di Karpet Seharga 2 Juta

Jokowi membeli sapi jumbo dari peternak lokal, yakni Rahman Takka di Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Tak tanggung-tanggung, sapi seberat 1,2 ton itu ditempatkan di atas karpet seharga Rp 2 juta. Adapun alasannya, agar sapi tersebut tidak kedinginan sehingga bisa tidur nyeyak. Kabarnya sapi tersebut bernama Puang Tedong.

“Ada banyak upaya yang saya lakukan agar Puang Tedong tetap sehat dan bisa diserahkan utuh ke Presiden Jokowi. Saya sudah beri dua lembar karpet hitam, menjaga mandi, dan makannya tiga kali sehari,” kata Rahman.

“Ini bukan hanya soal harganya yang fantastis dan membuat saya senang, lebih dari itu saya bangga karena sapi kesayangan saya dibeli orang penting,” lanjut dia, pada Minggu (26/7/2020).

Agar sapinya tidak hilang, bahkan dirinya rutin melakukan ronda malam. Rahman mengaku bahwa sapinya dibandrol dengan harga Rp 100 juta, namun akhirnya dilepas dengan harga Rp 89 juta.

Sapi Puang Tedong sempat mengamuk ketika hendak dibawa ke tempat penyembelihan hewan kurban. Bahkan sapi menyeruduk benda apa saja yang berada disekitarnya, bahkan sempat membuat masyarakat ketakutan. Dua jam setelah amukan sapi tersebut mereda, akhirnya sapi tersebut dibawa ke tempat penyembelihan hewan kurban.

2. Mandi Disiang Hari, Agar Tak Masuk Angin

Selain itu, Presiden Jokowi membeli sapi peranakan ongole dengan bobot 1,04 ton untuk kurban. Ukurannya yang besar tidak terlepas dari cara perawatan yang istimewa, termasuk makanannya yang bernutrisi tinggi. Diketahui sapi berwarna putih tersebut diketahui tingginya 159 sentimeter, panjang 186 sentimeter dan lingkar tubuhnya 234 sentimeter.

“Cuma yang dimakan sehari-hari itu protein-protein tinggi. Ada slamper (tumpi jagung), tepung kedelai, dan yang penting itu yang hijau-hijau (rumput segar),” kata Sholeh.

Bahkan cara memandikannya pun tidak sembarangan. Agar sapi tidak masuk angin, yakni harus dilakukan pada siang hari.

“Risikonya sapi besar itu ya begitu. Kalau dimandikan terlalu sore atau malam itu biasa masuk angin. Begitu juga kalau terlalu pagi,” jelasnya.

3. Upin, Sapi Kembar Jokowi Yang Sering Menang Kontes

Kemudian sapi kurban lainnya yang dibeli Jokowi berasal dari kabupaten Konawe Selatan dengan berat 1 ton. Sapi bernama Upin itu dibeli dari Suyatno, warga Desa Lawoila, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan. Bahkan sebelum sapi itu dijual, sapi Upin tersebut sering memenangkan kontes bersama sapi milik Suyatno lainnya, yaitu Ipin. Terakhir, kedua sapi itu memenangkan kontes di Konawe pada 2019.

“Yang dinilai itu beratnya, saat itu Upin dan Ipin berusia 2 tahun dan beratnya saat itu sekitar 535 kilogram. Tapi yang dibeli untuk sapi kurban Presiden itu, hanya Upin,” kata Suyatno, Rabu (29/7/2020).

Suyatno mengaku tidak menyangka sapinya dibeli Presiden Jokowi. Dinamai upin lantaran sapi peliharaannya itu adalah sapi kembar.

“Jangankan mau berharap, bermimpi saja tidak pernah. Tahu-tahu sapi saya dibeli oleh pak Presiden,” ungkap Suyatno di rumahnya.

4. Makan Ampas Tahu

Kemudian, Presiden Jokowi membeli seekor sapi limousin sebagai hewan kurban bagi masyarakat di Samarinda, Kalimantan Timur. Jokowi membeli sapi tersebut dari Subroto (50). Uniknya, Subroto mengatakan, sapi kurban tersebut diberi makan ampas tahu. Setidaknya Subroto harus membeli enam karung ampas tahu dalam satu hari untuk memberi makan sapi-sapinya. Dalam sehari, ia harus mengeluarkan uang minimal Rp 120.000,00 untuk pakan ternak.

“Harganya satu karung Rp 20.000. Biasa saya beli enam karung sehari, kadang lebih juga,” jelas dia.

Selain ampas tahu, dirinya juga memberikan rumput-rumput untuk makanan sapinya. Ia mengaku bersyukur, bahwa perawatan yang ia lakukan membuat sapinya dilirik Jokowi. Presiden membeli sapi seberat 968 kilogram itu seharga RP 79 juta. Rencananya, sapi tersebut akan diserahkan ke panitia kurban di Masjid Baitul Muttaqien Islamic Center Samarinda.

“Sangat bersyukur setelah empat tahun pelihara, akhirnya dibeli Pak Jokowi. Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih, semoga berkah,” tandas dia.

Z For GAEKON