Bikin Sedih, Kisah Wanita Gelar Akad Di Masjid Rumah Sakit, Pengantin Pria Pakai Infus

0

Bikin Sedih, Kisah Wanita Gelar Akad Di Masjid Rumah Sakit, Pengantin Pria Pakai InfusGaekon.com – Momen pernikahan seharusnya menjadi momen membahagiakan. Tak heran jika banyak yang menanti-nantikan momen tersebut.

Namun berbeda dengan yang dialami sepasang pengantin ini. Momen bahagianya itu seketika berubah menjadi sedih, lantaran sang mempelai pria harus menghadiri acara dalam keadaan sakit.

Dalam video yang diunggah akun TikTok @fifilesmana itu, seorang wanita bernama Fifi Lesmana memperlihatkan suasana haru di hari pernikahannya. Ia menceritakan hari pernikahannya saat itu digelar pada Februari 2020 di Serang, Banten.

Momen pernikahannya itu seketika banjir air mata, lantaran sang pengantin pria dalam kondisi sakit dan sangat lemas. Bahkan, ia harus duduk di kursi roda dengan selang infus masih menempel di tangan kanannya.

Fifi sebagai pengantin perempuan pun tak kuasa menahan air mata melihat kondisi suaminya itu. Apalagi wajah sang suami terlihat pucat, mata bengkak, dan kondisi tubuhnya lemas.

Fifi tak tega melihat kondisi suaminya. Ia juga memperlihatkan foto sang suami yang harus duduk di kursi roda lantaran tidak sanggup berdiri hingga berjalan terlalu lama.

Momen haru dan sedih pernikahan itu pun viral di media sosial. Banyak warganet yang menyayangkan pernikahan tersebut tetap digelar saat pengantin pria dalam kondisi sakit.

“Siapa yang nggak sedih coba. Mbaknya benar-benar kuat bisa setegar itu meskipun kelihatan sedih,” ujar @Makyani.

“Perjuangannya yang patut diacungi jempol,” tulis @maya.

Usai viral, Fifi menjelaskan dirinya sama sekali tidak memaksa sang calon suami untuk tetap melangsungkan pernikahan.

H-3 Akad, Calon Suami Terkena DBD

Tiga hari sebelum pernikahannya, sang calon suami menderita penyakit demam berdarah (DBD) hingga harus dirawat intensif di rumah sakit.

“H-3, H-4, suami kena DBD. Karena udah mepet ke hari H, keluarga dia dan keluarga gua konsul ke dokter sama cari cara biar dia cepat sembuh. Ternyata pas hari H, suami makin drop karena trombositnya makin turun. Dan, gua nggak mau maksain,” ungkap Fifi.

Ia dan calon suaminya mengaku sempat khawatir pernikahan mereka bakal batal. Namun setelah berdiskusi bersama, Fifi dan sang calon suami beserta kedua keluarga mempelai memutuskan menggelar akad nikah di Masjid Rumah Sakit Sari Asih, Serang Banten.

“Akhirnya pas hari H tuh, kita ngelangsungin akad nikahnya di masjid rumah sakit. Setelah akad, suami gua tetap stay di rumah sakit karena kondisinya lagi lemas. Apalagi, semuanya sudah disiapin dan nggak bisa ditunda,” lanjutnya.

D For GAEKON