Klaim Kebal Corona Cuitan Trump Dilabeli Peringatan oleh Twitter

0

Klaim Kebal Corona Cuitan Trump Dilabeli Peringatan oleh TwitterGaekon.com – Salah satu cuitan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, yang mengklaim tanpa bukti bahwa dirinya kebal virus Corona (COVID-19) akhirnya dilabeli peringatan oleh Twitter. Klaim tersebut diumumkan oleh Trump setelah dokter kepresidenan mengizinkannya kembali menjalani aktivitas publik.

“Bersih total dan sepenuhnya dari dokter Gedung Putih kemarin. Itu berarti tidak bisa terkena (kebal), dan tidak bisa menularkannya. Senang sekali mengetahuinya!!!” cuit Trump via akun Twitternya pada Minggu (11/20) dan seperti dilansir CNN, Senin (12/10/2020).

Ketika Donald Trump diwawancarai oleh Fox News, dirinya juga mengklaim bahwa dirinya kebal dari virus Corona. Selain itu, dirinya yakin dia akan kebal untuk ‘mungkin waktu yang lama, mungkin waktu yang singkat, bisa seumur hidup’.

Sementara itu, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), tidak ada bukti yang menunjukkan manusia kebal dari virus Corona jika mereka pernah terinfeksi sekali. Selain itu, CDC secara khusus memperingatkan kepada orang-orang agar tidak berasumsi bahwa mereka kebal virus Corona.

Oleh karena itu, label peringatan yang disematkan Twitter terhadap cuitan Trump itu menyatakan bahwa konten dari cuitan itu berpotensi ‘menyesatkan’.

“Tweet ini melanggar Peraturan Twitter tentang penyebaran informasi menyesatkan dan berpotensi berbahaya terkait COVID-19),” demikian bunyi label peringatan Twitter pada cuitan Trump tersebut.

Pihak Twitter memutuskan bahwa cuitan Trump itu masuk ranah kepentingan publik sehingga tidak dihapus dan masih dapat diakses.

“Kami menempatkan pemberitahuan kepentingan publik pada tweet (Trump-red) itu karena melanggar Kebijakan Informasi Menyesatkan COVID-19 dengan membuat klaim kesehatan yang menyesatkan soal COVID-19,” sebut juru bicara Twitter.

“Sesuai standar untuk pemberitahuan kepentingan publik, keterlibatan dengan tweet itu akan sangat dibatasi,” imbuhnya.

Selain itu, Trump juga memposting pesan yang sama pada akun Facebook-nya, beda hal dengan Twitter, platform media sosial tersebut tidak menyematkan label peringatan meskipun faktanya konten itu melanggar aturannya. Di Facebook, postingan Trump telah dibagikan lebih dari 24 ribu kali. Belum ada komentar resmi dari Facebook terkait hal ini.

Z For GAEKON