Komplotan Pencuri Pecah Kaca Mobil Ditangkap, Kaget Dapat Pistol di Tas Curian

0

Komplotan Pencuri Pecah Kaca Mobil Ditangkap, Kaget Dapat Pistol di Tas CurianGaekon.com – Lima bandit spesialis pencurian pecah kaca mobil di rest area jalan tol ditangkap petugas Polda Metro Jaya. Dua dari lima anggota komplotan merupakan anak di bawah umur. Polisi mengamankan pistol dari tas hasil curian pelaku.

“Kami amankan lima tersangka dari lima TKP (tempat kejadian perkara) dan masih dikembangkan lagi. Lima tersangka ini, ada dua tersangka yang memang di bawah umur,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jumat (11/12).

Kata Yusri, rata-rata barang yang menjadi incaran komplotan ini adalah ponsel, laptop, serta tas yang ada di dalam kendaraan tersebut.

Namun, menurut Yusri, polisi juga masih mendalami mengenai temuan senjata api yang menurut pengakuan komplotan ini didapat dari tas yang dicuri dari salah satu mobil korbannya.

“Satu masih kami dalami, karena saat ambil satu tas ada isinya satu senjata api, jadi kita dalami kepemilikannya,” kata dia.

Yusri merinci lima bandit spesialis jalan tol itu, yakni M (52) yang berperan sebagai kapten dan memecahkan kaca mobil, RP (22) yang berperan sebagai joki, RE (41) yang berperan sebagai penadah, serta IZ (16) dan A (16) yang berperan sebagai joki.

Yusri menjelaskan modus komplotan ini sedikit berbeda dengan bandit pemecah kaca mobil yang biasanya beraksi mencari sasaran di tempat sepi.

“Sasarannya kendaraan yang banyak parkir di rest area jalan tol, mereka pakai kendaraan roda empat saat beraksi lalu patroli di sekitar rest area tol, melihat mana kendaraan yang ditinggal pemiliknya saat istirahat makan, di situ dia lakukan aksinya,” tambahnya.

Saat ini kelima pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Rutan Polda Metro Jaya untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya dan menjalani proses hukum.

Kelima tersangka tersebut dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman penjara maksimal 7 tahun.

Yusri pun mengimbau kepada masyarakat untuk tidak meninggalkan barang berharga di dalam kendaraan tanpa pengawasan.

K For GAEKON