Komunitas Ojol Bamboe Runcing Gelar Aksi, Sampaikan 3 Tuntutan ke Leasing

0

Gaekon.com – Opsi turun ke jalan menjadi sebuah sikap tegas dari salah satu komunitas driver online yaitu Bamboe Runcing Bersatu terkait ketidakjelasan penangkapan pelaku penganiayaan Driver Online pada 18 Juni 2020 dan ada sejumlah leasing yang tidak mengikuti arahan Presiden Ir. Joko Widodo pada tanggal 2 Maret 2020 tentang program restrukturisasi cicilan driver online.

Hal tersebut dikatakan oleh Humas Bamboe Runcing, David Walalangi mengatakan bahwa, hingga kini pihak kepolisian belum menangkap oknum debt collector yang menjadi pelaku penyerangan dalam bentrokan tersebut. Menurutnya, memang sangat berat harus melakukan aksi damai sesuai pedoman pada pasal 28 UUD 1945 mengenai menyampaikan pendapat di depan umum di masa pandemi ini. Ia mengatakan, akan tetapi jika diam maka akan sia-sia.

“Aksi damai Bamboe Runcing Bersatu ini akan dimulai pada hari Senin, 29/06/2020 pukul 08.00 WIB. Aksi damai ini dimotori oleh DPP HIPDA, DPD ADO Jatim, DPD PAS Jatim dan seluruh paguyuban R2 (Ojek Online) dan R4 (Taxi Online) se Jawa Timur, kami akan mulai di Kantor OJK Regional 4 lalu bergerak ke Polrestabes Surabaya, yang kemudian bergerak ke Leasing MAF, Leasing ACC, Leasing Adira, Leasing TAF, Leasing MPM dan berakhir di Polda Jawa Timur,” ungkap David Walalangi.

Selain itu, dirinya juga menambahkan bahwa, sesuai instruksi Presiden, seharusnya hal tersebut sudah jelas untuk OJK mengenai Program Restrukturisasi Cicilan Driver Online dan pesan Kapolri juga sangat jelas bahwa negara tidak boleh kalah dengan aksi premanisme.

“Pesan kapolri sangat jelas bahwa negara tidak boleh kalah dengan aksi premanisme,” imbuhnya.

Terkait aksi yang dilakukan pada 29 Juni 2020 ada tiga tuntutan yang akan disampaikan oleh Bamboe Runcing Bersatu. Tiga tuntutan tersebut yakni, penangguhan restrukturisasi cicilan untuk driver online selama 1 tahun, selama pandemi covid-19 dipastikan tidak ada penarikan unit roda 2 (ojek online) maupun roda 4 (taxi online) di seluruh Jawa Timur dan tidak adanya pembatasan kuota serta penghapusan denda serta bunga,

“Tiga tuntutan aksi Bamboe Runcing Bersatu pada hari Senin, 29/06/2020 adalah penangguhan restrukturisasi cicilan untuk driver online selama 1 tahun, selama pandemi covid-19 dipastikan tidak ada penarikan unit roda 2 (ojek online) maupun roda 4 (taxi online) di seluruh Jawa Timur dan tidak adanya pembatasan kuota serta penghapusan denda serta bunga,” imbuhnya.

Sebelumnya, pada Kamis (18/6/2020). Terjadi aksi perkelahian antara dua kelompok yang terjadi di depan kantor sebuah leasing kendaraan di sekitar kawasan Bambu Runcing, Surabaya. Awal mula keributan tersebut dimulai ketika kelompok drive online mendatangi kantor leasing tersebut untuk mempertanyakan fasilitas keringanan cicilan di masa pandemi corona saat ini.

Z For GAEKON