Konflik Rusia Dan Ukraina, Bos Chelsea Diusir Dari Inggris

0

Konflik Rusia Dan Ukraina, Bos Chelsea Diusir Dari InggrisGaekon.com – Belakangan ini, dunia tengah dihebohkan dengan konflik Rusia dan Ukraina. Adanya konflik tersebut membuat Chelsea berpotensi kehilangan Roman Abramovich.

Melansir dari Indosport, Negara Beruang merah tersebut bahkan telah melancarkan serangan hingga memberikan efek ke berbagai sektor, salah satunya adalah sepak bola.

Salah satunya yaitu dunia sepak bola pun mengecam tindakan agresi Rusia. Kecaman tersebut yang berimbas ke para oligarki Rusia yang berstatus pemilik klub. Salah satunya adalah Roman Abramovich, pemilik Chelsea.

Pemilik Chelsea Dekat Dengan Penguasa Rusia

Menurut informasi yang beredar, The Blues harus rela ditinggal oleh Abramovich. Hal ini digaungkan oleh Anggota Parlemen Inggris, Chris Bryant dalam rapat parlemen.

Pihaknya menyodorkan bukti bahwa Abramovich dekat dengan penguasa Rusia, sehingga asetnya di Inggris, termasuk Chelsea, harus dilepaskan.

Sebelumnya, Chris Bryant mendapat bocoran dokumen pada 2019 lalu, di mana dalam dokumen itu disebutkan bahwa Abramovich punya hubungan dengan penguasa Rusia. Selain itu, dokumen tersebut menyatakan bahwa Abramovich terlibat dalam praktik korupsi.

Maka dari itu, Chris Bryant meminta Pemerintah Inggris untuk melarang Abramovich memiliki klub di Inggris, yakni Chelsea, dan juga menyita beberapa asetnya, termasuk rumahnya di London yang bernilai Rp2,9 triliun.

Chris Bryant juga meminta Abramovich yang memegang paspor Israel, dilarang masuk dan beraktivitas di Inggris.

Abramovic sendiri sudah lama tak datang ke Inggris, sejak visa bisnis kelas 1 nya dicabut dan tak bisa diperpanjang. Perkara ini bahkan bertambah panjang usai adanya ketegangan antara London dan Moskow. Sejak saat itu, Abramovich tak pernah lagi hadir menonton Chelsea.

D For GAEKON