Dinilai Kooperatif, Dokter Richard Lee Tak Ditahan Dan Dipulangkan

0

Dinilai Kooperatif, Dokter Richard Lee Tak Ditahan Dan DipulangkanGaekon.com – Dokter Richard Lee dipulangkan oleh penyidik Polda Metro Jaya. Pihaknya tidak jadi ditahan lantaran dinilai kooperatif.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Kompas, Kuasa hukum Richard Lee, Razman Nasution mengungkapkan alasan Richard Lee tidak jadi ditahan oleh penyidik usai ditetapkan sebagai tersangka.

“Klien saya kooperatif, dijemput kooperatif, video beredar kooperatif. Beliau dilayani dengan baik, tidur juga baik di situ,” ujar Razman.

Razman juga menjelaskan bahwa kliennya itu tidak diwajibkan melakukan wajib lapor.

“Tidak, (karena) tindak kejahatan luar biasa, tidak ada yang berbahaya,” ucap Razman.

Razman mengatakan bahwa pihaknya akan tetap berjuang di pengadilan terkait dugaan menghilangkan barang bukti.

“Insya Allah, kami akan berjuang di pengadilan terkait dugaan menghilangkan barang bukti yang sebelumnya telah dilakukan tindakan untuk disita penyidik,” ucap Razman.

Razman mengucapkan terima kasih kepada Kapolri Listyo Sigit Prabowo karena telah memberi perhatian terhadap kasus kliennya.

“Alhamdulillah, malam hari ini klien saya tidak ditahan atas atensi Kapolri dan atas perintah Kapolri, maka klien saya tidak ditahan,” tegas Razman.

Dengan Richard Lee tidak ditahan, Razman juga berterima kasih kepada penyidik yang menangani kliennya.

Sebelumnya, Richard Lee dijemput paksa oleh penyidik Polda Metro Jaya di kediamannya, Kawasan Palembang, Sumatera Selatan pada Rabu (11/8).

Penyidik menemukan ilegal akses dan upaya menghilangkan barang bukti pada 9 Agustus 2021 saat Instagram-nya disita Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan dan dijadikan barang bukti atas laporan Kartika Putri.

Dalam kasus ini, Richard Lee dijerat Pasal 30 juncto 46 Undang Undang ITE dan Pasal 231 KUHP dan atau Pasal 221 KUHP.

Kartika Putri melaporkan Richard Lee atas kasus dugaan pencemaran nama baik melalui media elektronik. Awalnya Richard Lee mengulas salah satu produk kecantikan dan menyebut itu berbahaya lantaran mengandung merkuri serta hidrokuinon.

Rupanya produk kecantikan ini sempat dipromosikan Kartika Putri. Oleh karena itu, ia menyinggung balik lewat kanal YouTube-nya. Perseteruan itu terus berlanjut hingga laporan polisi.

D For GAEKON