Korban Bela Diri Judo, Bocah 7 Tahun Di Taiwan Ini Tewas Usai Dibanting 27 Kali

0

Korban Bela Diri Judo, Bocah 7 Tahun Di Taiwan Ini Tewas Usai Dibanting 27 KaliGaekon.com – Usai koma selama lebih dari 2 bulan, anak laki-laki bernama Huang di Taiwan ini meninggal dunia. Bocah yang baru berusia 7 tahun ini diketahui koma setelah dibanting 27 kali saat latihan bela diri Judo.

Seperti yang dilansir GAEKON dari CNN, orang tua Huang mengambil keputusan untuk melepas alat bantu hidup yang terpasang di tubuh anaknya itu selama 70 hari.

Alat bantu hidup itu dipasang lantaran Huang mengalami pendarahan di otak, masalah pernapasan, hingga kegagalan beberapa organ tubuh.

Wali Kota Taichung, Lo Shiow-yen, turut mengunjungi Huang di Rumah Sakit. Pihaknya menyampaikan duka mendalam untuk korban bela diri tersebut.

“Semoga Anda dapat beristirahat dengan tenang di dunia lain dan sistem peradilan akhirnya dapat membawa kenyamanan bagi keluarga yang ditinggalkan,” katanya.

Baru Bergabung Kelas Judo

Awalnya, pelatih judo Huang, Ho menginstruksikan seorang anak didik lainnya untuk berlatih dengan Huang. Saat itu Huang memang baru bergabung dengan kelas Judo.

Anak didik yang disarankan Ho itu menggunakan beberapa teknik lemparan pada Huang. Padahal, Huang masih belum terbiasa dengan gerakan dasar judo. Saat itu Huang sempat mengeluh sakit kepala parah, tetapi Ho terus melemparnya belasan kali hingga menyebabkan dia muntah.

Bahkan Ho tidak berhenti membanting Huang sampai bocah itu pingsan di lantai. Menurut keterangan keluarga korban, Huang dibanting hingga 27 kali.

Kepala Huang terbentur lantai beberapa kali. Huang sempat memohon kepada Ho untuk berhenti beberapa kali karena dia merasa tidak kuat menahan sakit. Namun permintaan Huang tidak dihiraukan.

Akibat insiden ini, Ho didakwa awal Juni lalu atas tuduhan menyebabkan cedera parah pada anak-anak. Jaksa juga menuduh Ho menggunakan anak-anak lainnya untuk melakukan kejahatan.

D For GAEKON