Korban Pemerkosaan Tak Boleh Lapor Lantaran Belum Divaksin, Begini Kata Polda Aceh

0

Korban Pemerkosaan Tak Boleh Lapor Lantaran Belum Divaksin, Begini Kata Polda AcehGaekon.com – Belakangan ini dikabarkan ada seorang korban kasus dugaan pemerkosaan di Aceh ditolak saat membuat laporan ke polisi, hanya karena tak memiliki sertifikat vaksin.

Kasus tersebut ditanggapi langsung oleh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Aceh Ajun Komisaris Besar Winardy. Pihaknya mengatakan bahwa kepolisian tak serta merta menolak kedatangan korban yang ingin melapor.

“Hanya masyarakat yang belum vaksin, diarahkan untuk vaksin dulu. Setelah dapat sertifikat vaksin dan mengunduh aplikasi PeduliLindungi, maka masyarakat dapat melaporkan kembali,” ujarnya.

Winardy mengatakan hal itu kini sangat penting untuk menekan penyebaran Covid-19. Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat Aceh agar segera mendaftar vaksin Covid-19. Hal ini agar herd immunity bisa tercapai di Aceh.

“Untuk diketahui bahwa Aceh baru 28 persen (vaksinasi) dan nomor 31 se-Indonesia,” ucap Winardy.

Kronologi Korban Pemerkosaan Ditolak

Sebelumnya, diketahui seorang mahasiswi di Aceh Besar yang merupakan korban upaya pemerkosaan ditolak saat hendak melaporkan peristiwa itu ke Kepolisian Resor Kota Banda Aceh.

Mahasiswi tersebut ditolak lantaran saat itu belum vaksin Covid-19. Anggota Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Banda Aceh Qodrat yang mendampingi kasus itu menerangkan bahwa saat itu pihaknya dan korban mendatangi Polresta Banda Aceh.

Namun petugas jaga di pintu melarang mereka untuk masuk jika belum divaksin. Padahal korban dugaan pemerkosaan itu juga telah menyatakan memiliki riwayat penyakit dan mempunyai surat keterangan tak bisa divaksin, namun ia tetap tak diperbolehkan melapor.

D For GAEKON