Kasus Korupsi Jiwasraya, Benny Tjokrosaputro Dan Heru Hidayat Divonis Penjara Seumur Hidup

0

Kasus Korupsi Jiwasraya, Benny Tjokrosaputro Dan Heru Hidayat Divonis Penjara Seumur HidupGaekon.com – Dalam perkara korupsi dan pencucian uang di PT Asuransi Jiwasraya, Jaksa Eksekutor dari Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat telah mengeksekusi putusan Mahkamah Agung. Diketahui, ada enam petikan putusan Mahkamah Agung untuk enam terdakwa.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Kompas, Dalam petikan putusan Mahkamah Agung tersebut dua diantaranya Benny Tjokrosaputro dan Heru Hidayat yang divonis penjara seumur hidup.

Sementara itu Hari Prasetyo yang divonis penjara 20 tahun, Hendrisman Rahim yang divonis 20 tahun, Syahmirwan 18 tahun penjara, serta Joko Hartono Tirto 20 tahun penjara.

“Telah melaksanakan eksekusi pidana badan terhadap keenam terpidana,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung dalam keterangannya, Kamis (26/8).

Eksekusi tersebut dilaksanakan pada Rabu (25/8) sore. Terpidana Heru Hidayat menjalani hukuman penjara seumur hidup di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Cipinang.

Kemudian untuk Hari Prasetyo di Rutan Salemba dan Hendrisman Rahim dipindahkan dari Rutan KPK ke Rutan Salemba. Untuk Benny Tjokrosaputro, Syahmirwan, dan Joko Hartono Tirto telah dieksekusi di Lembaga Pemasyarakatan Cipinang.

“Upaya hukum luar biasa berupa peninjauan kembali (PK) yang mungkin akan diajukan oleh para terpidana atau penasihat hukumnya tidak menangguhkan eksekusi, hal ini sebagaimana diatur dalam Pasal 66 ayat (2) UU Nomor 14 Tahun 1985 tentang Mahkamah Agung,” ujar Leonard.

Terbukti Korupsi Bersama Tiga Mantan Pejabat Jiwasraya

Sebelumnya, Benny Tjokro dan Heru terbukti korupsi bersama-sama dengan tiga mantan pejabat Jiwasraya (Direktur Utama Asuransi Jiwasraya Hendrisman Rahim, mantan Direktur Keuangan Jiwasraya Hary Prasetyo, serta mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan Jiwasraya Syahmirwan).

Kasus tersebut juga menyeret Direktur PT Maxima Integra Joko Hartono Tirto. Perbuatan mereka dinilai telah merugikan negara hingga Rp 16 triliun. Hingga pada akhirnya Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta menjatuhkan pidana seumur hidup kepada Benny dan Heru.

D For GAEKON