Kasus Korupsi PT ASABRI, Kejagung Periksa 22 Orang Saksi

0

Kasus Korupsi PT ASABRI, Kejagung Periksa 22 Orang SaksiGaekon.com – Sebanyak 22 orang saksi diperiksa Kejaksaan Agung terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) PT ASABRI (Persero).

Seperti yang dilansir GAEKON dari CNN, hal ini dikonfirmasi oleh Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Leonard Eben Ezer Simanjuntak. Menurut keterangannya, sejumlah saksi diperiksa terkait pendalaman tersangka 10 Manajer Investasi.

“Diperiksa terkait pendalaman tersangka 10 Manajer Investasi (MI),” kata Eben.

Sejumlah saksi yang diperiksa yaitu Direktur Utama PT. Victoria Management Investasi berinisial JMF dan direktur lain yang berinisial AAS di perusahaan itu. Selain itu, penyidik juga memeriksa Sales PT. Pool Advista Sekuritas berinisial IKH dan DR selaku Sales PT. Ciptadana Sekuritas Asia.

JMF dan AAS diperiksa berkaitan dengan pengembangan yang dilakukan terhadap tersangka baru di kasus rasuah itu, Teddy Tjokrosaputro. Lalu, Sales PT. Korea Investment and Sekuritas Indonesia berinisial J, kemudian S selaku Sales PT. Valbury Sekuritas Indonesia, dan AS selaku Sales PT. Valbury Sekuritas Indonesia.

Saksi lain yang diperiksa yaitu HT selaku Komisaris PT. Mahkota Properti Indo Senayan, Kepala Bidang Aset Tetap pada Divisi Pengembangan Usaha PT. Asabri berinisial IK dan JIH selaku Dirut PT. Korea Investment and Sekuritas.

Kemudian, AK selaku Direktur Erdikha Sekuritas, LIG selaku Tim Terdakwa Heru Hidayat, dan SKG selaku Direktur PT. Lotus Andalan Sekuritas.

Selain itu AWK selaku Direktur PT. Indo Premier Sekuritas, S selaku Capital Market Service Head PT. Bank Mega, Tbk, dan AS selaku Dirut PT. Bumiputera Sekuritas.

Berikutnya HMTM selaku Mantan Komisaris Utama PT. Asabri periode 2018-2019, RM selaku Admin dan Finance/Keuangan PT. Bumi Nusa Jaya Abadi milik Terdakwa Benny Tjokrosaputro dan FSP selaku Dirut PT. Recapital Aset Management.

Kemudian A selaku Bank Mandiri Custody, lalu Direktur Utama PT. Millenium Capital berinisial AWA, dan F selaku Direktur PT. Millenium Capital Management.

Saksi Diperiksa Guna Mengumpulkan Bukti Dugaan Mega Korupsi

Eben mengatakan pemeriksaan saksi diperlukan untuk mengumpulkan bukti terkait dugaan mega korupsi dalam pengelolaan keuangan perusahaan asuransi pelat merah itu.

“Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memberikan keterangan guna kepentingan penyidikan tentang suatu perkara pidana yang ia dengar sendiri, ia lihat sendiri dan ia alami sendiri guna menemukan fakta hukum tentang tindak pidana korupsi yang terjadi di PT Asabri,” tandasnya.

D For GAEKON