Penyidik KPK Periksa Eks Mentan Amran Sulaiman Soal Korupsi Eks Bupati Konawe Utara

0

Penyidik KPK Periksa Eks Mentan Amran Sulaiman Soal Korupsi Eks Bupati Konawe UtaraGaekon.com – Kasus korupsi yang menjerat Eks Bupati Konawe Utara Aswad Sulaiman kini masih terus berlanjut. Penyidik KPK memeriksa Direktur PT. Tiran Indonesia Amran Sulaiman dalam kasus tersebut.

Mantan menteri Pertanian itu, diperiksa dalam kasus dugaan korupsi pemberian izin kuasa pertambangan eksplorasi dan eksploitasi serta izin usaha pertambangan operasi produksi dari Pemerintah Kabupaten Konawe Utara tahun 2007-2014.

KPK Memeriksa Amran Terkait Kepemilikan Tambang Nikel

Melansir dari Suara.com, Plt Juru Bicara KPK Bidang Pencegahan Ipi Maryati Kuding mengatakan, saksi Amran Sulaiman ditelisik mengenai kepemilikan tambang Nikel di Konawe Utara.

“Dalam pemeriksaan terhadap saksi Amran Sulaiman, tim penyidik mengkonfirmasi antara lain terkait kepemilikan tambang nikel di Kabupaten Konawe Utara,” kata Ipi.

Amran dimintai keterangan dengan penyidik KPK meminjam kantor Polda Sulawesi Tenggara (Sulteng).

Sebelumnya Amran dijadwalkan diperiksa penyidik KPK pada Rabu (17/11), Namun, Amran meminta penjadwalan ulang. Sehingga, ia baru dapat memberikan keterangan pada Kamis (18/11).

Eks Bupati Konawe Utara Aswad Sulaiman ditetapkan sebagai tersangka. Pihaknya diduga menerima suap mencapai Rp 13 miliar.

Uang suap itu diterima Aswad dari sejumlah perusahaan terkait pertambangan Nikel saat dirinya menjabat sebagai pejabat di Kabupaten Konawe Utara tahun 2007 sampai 2009 hingga menjadi bupati pada periode 2011 sampai 2016.

Dalam perhitungan kerugian keuangan negara yang diperbuat tersangka Aswad mencapai Rp 2,7 triliun. Aswad dijerat pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

D For GAEKON