Kritik 7 Tahun Kepemimpinan Jokowi, BEM SI Unjuk Rasa Depan Istana Negara

0

Kritik 7 Tahun Kepemimpinan Jokowi, BEM SI Unjuk Rasa Depan Istana NegaraGaekon.com – Hari ini, Kamis (21/10), Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menggelar aksi unjuk rasa di depan Istana Negara. Aksi ini dilakukan untuk mengkritisi tujuh tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo.

seperti yang dilansir GAEKON dari CNN, Koordinator Pusat BEM SI Nofrian Fadil Akbar mengonfirmasi hal ini. Pihaknya mengatakan bahwa aksi unjuk rasa ini dilakukan dalam rangka mengkritisi tujuh tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo.

“Tujuh tahun pemerintahan Jokowi ramai isu-isu yang diperbincangkan, namun ternyata tidak banyak membawa terobosan untuk mengatasi masalah-masalah yang ada di Indonesia,” jelasnya.

Nofrian mengatakan aksi ini akan dilakukan serentak di berbagai wilayah Indonesia. Khusus di Jakarta, ia mengatakan aksi unjuk rasa ini akan dimulai sejak pukul 10.00 WIB dengan titik aksi berada di depan Istana Negara.

Menurut keterangan Nofrian, ada ribuan peserta aksi yang terdiri dari mahasiswa dan berbagai elemen masyarakat lainnya dalam aksi hari ini.

“Kami mengajak seluruh mahasiswa di Indonesia dari sabang sampai merauke dan seluruh elemen masyarakat untuk mengikuti aksi nasional,” pungkasnya.

Nofrian juga menilai tidak banyak perubahan yang terjadi di bawah kepemimpinan Jokowi selama dua periode menjabat sebagai presiden.

“Sangat disayangkan lagi bahwa selama menjabat dua periode ini semua usaha yang dilakukan Jokowi tidak membawa hasil,” imbuhnya.

Sebelumnya, pada 20 Oktober 2019 lalu, Jokowi-Ma’ruf dilantik untuk menjabat sebagai Presiden dan Wakil Presiden hingga 2024.

Hingga periode kedua saat ini, Jokowi telah tujuh tahun memimpin negara. Hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) mengungkapkan bahwa kondisi politik Indonesia pada dua tahun awal periode kedua Presiden Jokowi memburuk.

Jumlah responden yang menilai kondisi politik dalam keadaan baik menurun drastis. Dari 41 persen pada September 2019, kini menjadi 26,8 persen.

Secara garis besar, survei SMRC menyatakan kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Presiden Jokowi menurun 7,2 persen dibanding empat bulan sebelumnya.

D For GAEKON