KSAL Akan Tindak Tegas 6 Prajurit TNI AL Yang Keroyok Warga

0

KSAL Akan Tindak Tegas 6 Prajurit TNI AL Yang Keroyok WargaGaekon.com – Prajurit TNI AL yang terlibat penculikan dan penganiayaan terhadap warga sipil di kawasan Purwakarta, Jawa Barat akan ditindak tegas. Pasalnya, mereka mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan menyakiti hati rakyat yang percaya terhadap prajurit TNI AL.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono melalui Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut, Laksma TNI Julius Widjojono saat menggelar konferensi pers di Gedung Pusat Polisi Militer Angkatan Laut, Kepala Gading, Jakarta Utara.

Keenam prajurit TNI yang terlibat itu saat ini tengah menjalani masa tahanan di Puspomal TNI AL. Julius mengatakan bahwa mereka masih dimintai keterangan atas keterlibatan dalam aksi penganiayaan tersebut.

“Semuanya akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” kata Julius.

Julius meminta maaf sedalam-dalamnya kepada masyarakat dan khususnya keluarga korban penganiayaan enam oknum prajuritnya. Julius menegaskan bahwa Yudo tak akan memberi toleransi apapun terhadap enam oknum prajuritnya yang terlibat aksi tersebut.

“KSAL sadar sepenuhnya bahwa pelanggaran berat ini perlu ditindak tegas, menyakiti hati rakyat dan akan menghukum seberat-beratnya pada para pelaku,” kata Julius.

Selain indisipliner, pelanggaran enam oknum tersebut juga telah menyakiti hati rakyat yang percaya terhadap prajurit TNI AL.

Sebelumnya, 6 Anggota TNI AL diduga terlibat penculikan dan kekerasan terhadap dua warga sipil di kawasan Purwakarta, Jawa Barat.

Pelaku terdiri dari seorang warga sipil berinisial R dan enam orang anggota TNI AL. Keenam anggota TNI itu merupakan atlet dayung yang berlatih di Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta.

Salah satu korban dikabarkan meninggal dunia. Dua warga diculik dan mendapat kekerasan dari sejumlah orang di Kelurahan Munjul Jaya, Kecamatan Purwakarta, Kabupaten Purwakarta Jawa Barat pada 29 Mei 2021.

Pelaku R ditangkap jajaran Polres Purwakarta pada 15 Juni lalu. Sementara, enam anggota TNI AL diamankan Denpomal Bandung. Kasus tersebut dalam penyelidikan Polres Purwakarta dan Denpomal Bandung.

Julius juga mengungkapkan bahwa Yudo memerintahkan secara khusus seluruh pimpinan dan jajaran TNI AL agar tak terlibat dalam aksi kriminal apapun. Dia tak ingin prajuritnya mengulangi kesalahan yang dilakukan para oknum tersebut.

D For GAEKON