Langgar PPKM Darurat, Satgas Covid-19 Kota Semarang Semprot Air Warga Yang Bandel

0

Langgar PPKM Darurat, Satgas Covid-19 Kota Semarang Semprot Air Warga Yang BandelGaekon.com – Petugas Satgas Covid-19 Kota Semarang menyemprotkan air ke arah warung yang masih nekat melayani makan di tempat saat diterapkannya PPKM Darurat.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Detik, Petugas mengerahkan satu truk pemadam kebakaran melakukan patroli di warung makan kawasan Jalan Mgr Soegijopranoto.

Mereka menindak pelanggar aturan PPKM Darurat, mulai dari warung yang masih melayani makan di tempat, dan toko non-esensial yang kucing-kucingan membuka usahanya.

Truk pemadam kebakaran itu langsung menyemprotkan air ke arah warung ketika terlihat ada pelanggan makan di tempat. Tak hanya di Jalan Mgr Soegijopranoto, petugas juga melakukan patroli di Jalan KH Wahid Hasyim serta di Jalan Wotgandul Barat.

Selama PPKM, Langgar = Semprot

“Kita bawa damkar karena kita tidak mau ada kompromi dengan pelanggar. Langgar, semprot! Kalau hanya imbauan, kasihan pemimpin wilayah. Pokoknya dipepet terus gebyur,” kata Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto.

Fajar mengungkapkan bahwa Satpol PP juga melakukan penyegelan terhadap toko aksesoris dan toko kain di Jalan Pemuda.

Jika dilihat dari depan, toko aksesoris tersebut memang sedang tutup. Namun saat petugas Satpol PP memeriksa bagian dalam, banyak karyawan dan ternyata masih melayani pembelian langsung.

“Jadi ini kalau kita datang langsung tutup. Saya sampaikan, Pak Kapolsek dan Pak Camat ini kerjanya sudah luar biasa, kalau (pemilik usaha) main-main ya kita segel,” jelasnya.

Fajar menegaskan penyegelan dilakukan terhadap tempat usaha non-esensial yang nekat buka. Karena dalam aturan PPKM Darurat, semua pekerja non-esensial harus work from home (WFH).

“Ini yang kita segel adalah yang non-esensial. Kalau jualan sembako ya silakan,” ujarnya.

Tindakan tersebut dilakukan karena masih ada warga yang bandel, padahal pemangku wilayah sudah melakukan sosialisasi PPKM Darurat.

D For GAEKON