Lapor Menteri PUPR, Warga NTT Tolak Pembangunan Waduk Lambo

0

Lapor Menteri PUPR, Warga NTT Tolak Pembangunan Waduk LamboGaekon.com – Warga Lambo, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) menolak keras rencana pembangunan waduk yang ada di daerahnya. Menurut mereka, pihak Balai Wilayah Sungai (BWS) NTT II terkesan memaksa untuk tetap membangun waduk di Lowo Se.

Hal ini diungkapkan sendiri oleh Sekretaris Forum Penolakan Pembangunan Waduk Lambo (FPPWL), Wilibrodus Ou.

“Sampai saat ini pihak BWS terkesan memaksa untuk tetap bangun waduk di Lowo Se dengan sejumlah argumentasi,” kata Wilibrodus.

Menurut Wilibrodus warga terdampak pembangunan Waduk Lambo padahal telah bertemu Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono di Jakarta.

Menteri PUPR : Satu Menolak, Jangan Dulu Dibangun

Menteri PUPR menegaskan jika masih ada penolakan warga, maka waduk itu belum bisa dibangun.

“Jangankan 100 orang yang menolak, satu orang saja, maka jangan dulu dibangun waduk tersebut,” kata Wilibrodus mengutip pernyataan Menteri PUPR.

Sementara itu menurut Ketua Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Nusa Bunga, Philipus menilai BWS NT II tidak hargai budaya dan hak masyarakat adat. Ia mengatakan warga terdampak sampaikan di Lowo Se dan menyiapkan lokasi alternatif, namun diabaikan.

Pihak BWS II pun tidak pernah menjelaskan secara terbuka kepada masyarakat alasan di bangun waduk tersebut, dan kenapa harus di Lowo Se. Banyak hal yang diduga direkayasa oleh orang yang tidak bertanggungjawab untuk melancarkan pembangunan ini.

Wilibrodus menegaskan warga terdampak sampai saat ini masih tetap menolak pembangunan Waduk Lambo di Lowo Se. Karena itu, dia berharap BWS NTT II selaku pemilik mega proyek tersebut melakukan kajian ulang.

D For GAEKON