Lebih Mahal Rp6,5 Miliar Dari Harga Pasar, Pengadaan Mobil Damkar Di DKI Jakarta Jadi Sorotan

0

Lebih Mahal Rp6,5 Miliar Dari Harga Pasar, Pengadaan Mobil Damkar Di DKI Jakarta Jadi SorotanGaekon.com – Pemprov DKI Jakarta seketika menjadi sorotan perihal pengadaan mobil pemadam kebakaran di Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta.

Seperti yang dilansir GAEKON dari CNN, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyoroti temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perihal pengadaan mobil pemadam kebakaran tersebut. Pasalnya, harga mobil tersebut lebih mahal Rp6,5 miliar dari harga pasar.

Hal ini sontak menuai sorotan. Menurut Anggota Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta, August Hamonangan, selisih harga tersebut seharusnya bisa membiayai ratusan hidran mandiri untuk kawasan rawan kebakaran.

August menilai bahwa selisih harga yang begitu besar itu merupakan hal ceroboh dan membuktikan jika Pemprov DKI tidak transparan dalam mengelola uang rakyat.

“Pemprov DKI sangat ceroboh dan tidak transparan dalam mengelola uang rakyat. Tidak heran masih ditemukan anggaran janggal dan kemahalan seperti mobil pemadam ini, selisih miliaran Rupiah ini harusnya bisa membiayai hidran mandiri yang lebih bermanfaat untuk warga,” urainya.

August menilai Pemprov DKI gagal menyusun prioritas anggaran dan mendahulukan pembelian robot pemadam kebakaran mahal yang sulit digunakan untuk mengatasi kebakaran di Jakarta.

Seharusnya mereka mengedepankan pengadaan hidran mandiri dan pelatihan SKKL atau sukarelawan pencegah kebakaran yang lebih dibutuhkan.

“Untuk peristiwa kebakaran kecepatan menjadi kunci utama, semakin cepat api dipadamkan, semakin minimal resiko dapat ditekan,” tambahnya.

BPK mencatat total indikasi kerugian daerah sebesar Rp6,52 miliar dihitung dari selisih harga kontrak dengan harga riil untuk empat item berbeda.

Rincian selisih harga itu antara lain; unit submersible Rp761,67 juta, unit quick response Rp3,48 miliar, unit penanggulangan kebakaran pada sarana transportasi massal (robot LUF 60) Rp844,19 juta, dan unit pengurai material kebakaran (robot MVF-5) Rp1,43 miliar.

D For GAEKON