Libur Lebaran Tahun Ini Malioboro Sepi Pengunjung

0

Libur Lebaran Tahun Ini Malioboro Sepi PengunjungGaekon.com – Selama masa libur lebaran, kunjungan wisatawan di Malioboro Yogyakarta menurun drastis. Per harinya hanya tercatat sekitar 500-700 orang.

Hal ini diungkapkan oleh Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi. Sektor pariwisata khususnya di Kota Yogyakarta mengalami pukulan yang cukup besar di masa libur lebaran saat ini.

“Hampir semua pelaku wisata di Kota Yogyakarta menyampaikan tentang lesunya industri wisata maupun transaksi di Malioboro, dari PKL maupun pertokoan serta oleh-oleh,” jelasnya.

Adanya kebijakan larangan mudik juga mempengaruhi kunjungan wisata dan sektor lainnya seperti hotel hingga kuliner.

Jika dibandingkan dengan data harian di luar masa libur Lebaran. Walaupun di masa pandemi Covid-19, kunjungan per harinya di luar libur Lebaran masih di angka 2.000-3.000 orang yang masuk ke Malioboro.

“Dan di masa Sabtu dan Ahad mencapai 4.000-5.000 orang per hari,” katanya.

Menurut Heroe, jumlah kunjungan wisatawan saat diterapkannya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis mikro memang belum mencapai jumlah di 2020.

Hal ini dikarenakan perjalanan luar daerah selama adanya PPKM mikro juga sangat kecil. Di masa libur lebaran ini sejumlah destinasi wisata dan hotel sangat rendah kunjungannya.

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY sebelumnya juga menyebut, okupansi atau tingkat hunian hotel di DIY di masa libur lebaran ini sangat rendah yakni hanya 0,9 persen.

Pemerintah Daerah (Pemda) DIY sendiri telah meminta aparatur sipil negara (ASN) untuk melakukan staycation di hotel selama libur Lebaran dalam rangka meningkatkan hunian hotel di DIY. Namun kebijakan yang berubah-ubah dari pemerintah di libur panjang kerap dilakukan mendadak sehingga menyebabkan banyaknya pembatalan reservasi hotel.

D For GAEKON