Libur Maulid Nabi Diundur 20 Oktober, ASN Dilarang Ambil Cuti

0

Libur Maulid Nabi Diundur 20 Oktober, ASN Dilarang Ambil CutiGaekon.com – Pemerintah resmi menggeser hari libur Maulid Nabi Muhammad SAW dari tanggal 19 Oktober menjadi 20 Oktober 2021. Meski demikian, para ASN dilarang mengambil cuti.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Kumparan, MenPANRB Tjahjo Kumolo telah mengeluarkan surat edaran nomor 13 tentang Pembatasan Kegiatan Bepergian ke Luar Daerah dan/atau Cuti bagi Pegawai ASN Selama Hari Libur Nasional 2021.

Ada lima poin dalam SE nomor 13 itu. Tjahjo melarang ASN melakukan kegiatan di luar daerah selama hari libur nasional 2021 dan hari kerja lainnya pada Minggu yang sama dengan hari libur nasional. Baik sebelum atau sesudah hari libur nasional.

Terkait libur Maulid Nabi pada 20 Oktober mendatang, KemenPANRB melarang ASN bepergian terhitung sejak 18 hingga 22 Oktober.

“Berdasarkan SE Menteri PANRB No. 13/2021, ASN dilarang bepergian dan cuti selama 18-22 Oktober 2021,” tulis keterangan KemenPANRB.

Tak hanya itu, ASN juga dilarang mengajukan cuti saat atau sesudah hari libur nasional.

Tjahjo meminta pembina kepegawaian pada kementerian/lembaga/daerah tidak memberikan izin cuti. Namun aturan ini tidak berlaku untuk ASN dengan kategori: cuti melahirkan, sakit, atau alasan penting bagi ASN.

Selain itu kebijakan ini tak berlaku bagi ASN dengan perjanjian kerja. Surat edaran itu diterbitkan jauh hari sebelum keputusan pergeseran hari libur Maulid Nabi yakni pada Jumat 25 Juni 2021.

Pejabat pembina kepegawaian pada kementerian/lembaga/daerah untuk segera menetapkan peraturan teknis dan melakukan langkah-langkah yang diperlukan dalam menindaklanjuti SE nomor 13.

Tjahjo mengatakan, SE nomor 13 ini berlaku sejak ditetapkan hingga muncul kebijakan selanjutnya. Ia meminta seluruh ASN mematuhi aturan ini.

Meski begitu, Maulid Nabi Muhammad SAW tidak berubah, tetap 12 Rabiul Awal. Hanya, hari libur dalam rangka memperingatinya yang digeser.

D For GAEKON