Lupa Matikan Kamera, Anggota DPR di Brasil Jadi Tontonan Peserta Meeting Online Karena Terekam Berhubungan Badan

0

Lupa Matikan Kamera, Anggota DPR di Brasil Jadi Tontonan Peserta Meeting Online Karena Terekam Berhubungan BadanGaekon.com – Akibat lalai mematikan kamera, aktivitas yang tidak semestinya dipertontonkan ke publik yakni hubungan badan, membuat staf DPR di Brasil jadi tontonan pada saat meeting yang dilakukan secara virtual melalui zoom. Dalam meeting tersebut, diberitakan secara tidak sengaja seorang staf DPR di kota Rio de Janeiro, Brasil, kedapatan berhubungan badan.

Kabarnya, pada saat itu, para dewan sedang rapat membahas terkait jaminan pangan bagi siswa di tengah pandemi. Mulanya, rapat tersebut berjalan sesuai rencana, hingga pada akhirnya salah seorang peserta berhenti mengikuti meeting. Peserta yang merupakan seorang pria itu, ternyata lupa mematikan kameranya.

Dilansir Metro, diyakini pria tersebut sebagai anggota staf, dan bukan sebagai anggota dewan. Dalam rapat virtual tersebut, terlihat dirinya meninggalkan pertemuan via Zoom. Kemudian, pria itu berhubungan badan di tempat tidur. Aksi itu dilakukannya di hadapan para anggota dewan.

Namun, nampaknya ketujuh anggota dewan lainnya seperti merasa tidak terganggu. Bahkan, mereka menampilkan etos kerja yang begitu luar biasanya. Walaupun konsentrasi pada saat meeting zoom sempat terganggu lantaran adanya pemandangan yang tidak senonoh terlihat jelas didepan mata, hebatnya, para anggota dewan tetap berusaha untuk fokus bekerja.

Padahal, adegan tidak pantas tersebut terus belajar tanpa mereka sadari. Beberapa saat kemudian, nampak pria itu terlihat duduk di ranjang bersama seorang wanita.

Sementara itu, menurut Ketua pertemuan, Leonel Brizola, mengatakan bahwa selama empat jam rapat online berlangsung, Brizola menyebut, insiden tersebut merupakan ‘ketidaksengajaan yang tidak disengaja’. Dirinya merasa menyesal dan mengalihkan perhatian dari masalah yang ada.

“Segera setelah kami melihat apa yang terjadi, kami segera meminta orang-orang yang mengontrol audio dan video para peserta (rapat) untuk melepaskannya dari feed.”

“Kami, anggota dewan dan peserta lain, tidak memiliki kendali apa pun dalam mengontrol atau mengedit video di Zoom,” katanya.

Z For GAEKON