Gara-Gara Hamil, Mahasiswi Mojokerto Bunuh Diri Di Pusara Ayahnya, Kini Sang Pacar Terancam 5 Tahun Penjara

0

Gara-Gara Hamil, Mahasiswi Mojokerto Bunuh Diri Di Pusara Ayahnya, Kini Sang Pacar Terancam 5 Tahun PenjaraGaekon.com – Kasus bunuh diri seorang mahasiswi berinisial NWR (23) di pusara ayahnya di pemakaman umum Desa Japan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur kini tengah didalami polisi.

Melansir dari Kompas, kejadian itu terjadi pada Kamis (2/12) lalu. NWR ini diketahui memiliki hubungan dengan polisi aktif yang berdinas di Polres Pasuruan, RB. Menurut keterangan polisi, keduanya sudah menjalin hubungan sejak 2019.

“Keduanya kerap berhubungan layaknya suami isteri di tempat kost NWR di Malang dan di sejumlah hotel,” kata Wakapolda Jatim Brigjen Slamet Hadi Supraptoyo.

Dari hasil hubungan tersebut, NWR diketahui sempat hamil 2 kali, yakni pada Maret 2020 dan Agustus 2021. Namun menurut keterangan polisi, keduanya sepakat menggugurkan kandungan saat 2 kali hamil tersebut.

“Keduanya sepakat menggugurkan kandungan saat 2 kali hamil tersebut. Pertama saat usia kandungan masih hitungan minggu, dan kedua berusia 4 bulan,” ungkapnya.

RB kini ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana aborsi atau pasal dengan sengaja menggugurkan kandungan atau mematikan janin. RB dijerat pasal 348 KUHP juncto pasal 55 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara.

“RB kini ditahan di Mapolres Mojokerto. Kami tidak pandang bulu dalam penegakan hukum termasuk kepada anggota Polri,” ujarnya.

Kemudian untuk penyebab meninggalnya NWR kini masih terus didalami polisi. Bukti-bukti seperti potasium telah dikirim ke Labfor untuk diteliti secara ilmiah, termasuk obat yang diduga untuk menggugurkan kandungan.

Diberitakan sebelumnya, seorang perempuan muda, NWR (23), warga Desa Japan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto ditemukan meninggal di makam desa setempat, Kamis (2/12) sore.

Diduga, korban bunuh diri dengan menenggak racun. Ini karena di dekat lokasi ditemukan cairan seperti teh dengan bau menyengat, yang diduga racun.

Kasus kematiannya ini menjadi perbincangan di jagat media sosial. Pada Sabtu (4/12) pagi, Jagat Tweeter hasteg #SAVENOVIWIDYASARI menjadi tren terpopuler di Indonesia dengan 2.469 tweet.

D For GAEKON