Majelis Hakim Vonis Imam Nahrawi 7 Tahun Penjara Dan Cabut Hak Politik

0
Majelis Hakim Vonis Imam Nahrawi 7 Tahun Penjara Dan Cabut Hak Politik

Gaekon.com – Majelis hakim menjatuhi vonis Imam Nahrawi 7 tahun pidana atas kasus suap dana hibah KONI-Kemenpora dan denda Rp400 juta subsider 3 bulan kurungan. Majelis hakim juga mencabut hak politik Imam Nahrawi.

“Mengadili, menyatakan terdakwa Imam Nahrawi terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan beberapa tipikor secara bersama dan berlanjut sebagaimana diancam dakwaan kesatu dan kedua,” papar Hakim Ketua Rosmina.

Majelis hakim turut mencabut hak politik suami Shohibah Rohmah itu untuk dipilih menempati jabatan publik selama 4 tahun setelah selesai menjalani hukuman penjara.

Di sisi lain, mantan Asisten Pribadi Imam Nahrawi, Miftahul Ulum resmi divonis 4 tahun penjara oleh Hakim Ketua Ni Made Sudani, Senin (15/06/20) lalu.

Usai mendapat vonis, Imam lalu mengajukan permintaan kepada KPK. “Kami mohon izin yang mulia untuk melanjutkan pengusutan aliran dana Rp11 miliar dari KONI ke pihak yang tertera di Berita Acara Pemeriksaan dan tak diungkap dalam forum ini,” ucap Imam.

Dia meminta KPK untuk mengusut secara tuntas kasus korupsi yang menjerat dirinya. Sebelumnya, Imam sempat dengan tegas membantah menerima atau menikmati aliran dana Rp11 miliar. Dia mengajukan diri jadi justice collaborator tetapi ditolak majelis hakim.

“Karena saya demi Allah dan demi Rasulullah tidak menerima itu (uang Rp11 miliar),” beber Imam Nahrawi.

Pada persidangan sebelumnya politikus PKB ini juga meminta KPK untuk menetapkan eks Waketum Satlak Prima Taufik Hidayat dijadikan tersangka karena dianggap terlibat. Kendati demikian, legenda bulutangkis Indonesia itu hanya mengaku sebagai perantara dan tak tahu kemana dana tersebut dipakai untuk apa oleh Imam Nahrawi.

K For GAEKON