Tak Kunjung Surut, Malaysia Terancam Diterjang Banjir Gelombang Ketiga

0

Tak Kunjung Surut, Malaysia Terancam Diterjang Banjir Gelombang KetigaGaekon.com – Malaysia kini terancam diterjang banjir gelombang ketiga Januari hingga Februari. Level air di kedua bulan tersebut akan berada pada tingkat tertinggi.

Melansir dari CNN, ancaman banjir itu datang ketika banjir di sejumlah kawasan belum surut dan 10 ribu warga masih mengungsi.

Menurut keterangan Direktur Divisi Pengelolaan Sumber Daya Air dan Hidrologi, Kementerian Irigasi dan Drainase Malaysia (DID), Azmi Ibrahim, level air laut di kedua bulan tadi akan berada pada tingkat tertinggi.

“(Kebanyakan air pasang) akan merendam daerah dataran rendah jika tak ada perlindungan,” kata Ibrahim.

Lebih dari 10 ribu warga pun masih mengungsi akibat banjir yang melanda Malaysia pada awal Januari.

Enam Negara Bagian Malaysia Yang Masih Menampung Pengungsi

Sampai saat ini, ada enam negara bagian yang masih menampung pengungsi, yakni Melaka, Pahang, Johor, Negeri Sembilan, Sabah, dan Selangor. Johor menjadi negara bagian yang paling banyak pengungsi, yakni mencapai 4.453 jiwa.

Sementara itu, 3.264 orang mengungsi di Sabah, dan 1.491 lainnya di Pahang menampung 1.491 pengungsi. Melaka kini menampung 468 pengungsi. Di Negeri Sembilan ada 589 pengungsi yang masih berada di posko bencana. Terakhir, masih ada 40 pengungsi di Selangor.

Malaysia tengah menghadapi sejumlah banjir parah sejak Desember tahun lalu. Gelombang pertama terjadi di pertengahan Desember, disusul gelombang kedua di akhir 2021 hingga awal tahun ini. Salah penyebab banjir ialah ialah hujan lebat yang kerap mengguyur.

Tak hanya itu, koordinasi antar-lembaga dan sistem drainase yang buruk juga disebut-sebut menjadi penyebab banjir di Malaysia tak kunjung surut.

Ibrahim menyatakan, salah satu langkah yang dapat mencegah banjir ialah membangun bendungan di sepanjang pantai. Pembangunan ini bertujuan untuk mencegah agar air pasang tak masuk dan menggenangi wilayah pesisir.

“Namun, situasi bakal menjadi lebih buruk jika level air sungai (ikut) naik akibat hujan lebat. Air sungai tak bisa mengalir ke laut dan malah berbenturan dengan muka air laut yang tinggi, dan kemudian dapat menyebabkan banjir besar,” tuturnya.

D For GAEKON