Mandikan Jenazah Wanita Hingga Mengambil Gambar, 4 Petugas Pria RSUD Djasamen Saragih Siantar Jadi Tersangka Penistaan Agama

0

Mandikan Jenazah Wanita Hingga Mengambil Gambar, 4 Petugas Pria RSUD Djasamen Saragih Siantar Jadi Tersangka Penistaan AgamaGaekon.com – Viral sebuah video seorang pria bernama Fauzi Munthe. Ia memprotes RSUD Djasamen Saragih Siantar, Pematang Siantar, Sumatera Utara dan menolak proses memandikan jasad mendiang istrinya oleh empat orang petugas yang diduga pria.

Dalam video berdurasi 3 menit 11 detik itu, Fauzi menilai tindakan rumah sakit tidak sesuai dengan syariat Islam. Sebab, jenazah istrinya dimandikan oleh orang yang bukan muhrimnya.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Kumparan, Empat petugas pria di RSUD Djasamen yang diduga memandikan jenazah wanita itu ditetapkan sebagai tersangka kasus penistaan agama.

Fauzi Munthe merasa tidak terima. Ia membuat laporan ke polisi terkait hal dugaan penistaan agama.

Kasatreskrim Polres Pematang Siantar, AKP Edi Sukamto membenarkan penetapan tersangka tersebut.

“Masalahnya penistaan agama,” ujar Edi.

Ke empat tersangka berinisial DAA, RE, ES dan RS. Menurut Edi, berkas kasus sudah dilimpahkan ke kejaksaan (P21). Kasusnya pun akan segera disidangkan.

“Sudah dilimpahkan kasusnya ke Kejaksaan Siantar,” ujar Edi. Namun Edi tidak merinci kapan berkas diserahkan.

Edi juga mengatakan bahwa sebenarnya keempat petugas tersebut sudah ditetapkan sebagai tersangka pidana praktik kedokteran pada 11 Desember 2020.

Kejadian ini tejadi pada September 2020 lalu. Fauzi menceritakan bahwa istrinya meninggal pada Minggu (20/9/2020). Fauzi saat itu dilarang masuk, meskipun sang istri bukan pasien Covid-19. Padahal ia ingin melihat proses penanganan jenazah.

“Saya tidak boleh masuk. Lalu saya curi-curi (mengintip). Karena ketahuan, pintu dikunci, saya disuruh keluar,” urainya.

Saat itu pula Fauzi melihat jenazah istrinya dimandikan oleh petugas pria. Bahkan ia juga melihat petugas itu mengambil gambar istrinya.

D For GAEKON