Banyak Ditemukan Material Langka, Ini Manfaat ‘Harta Karun’ Di Lumpur Lapindo

0

Banyak Ditemukan Material Langka, Ini Manfaat ‘Harta Karun’ Di Lumpur LapindoGaekon.com – Kawasan Lumpur Lapindo di Sidoarjo, Jawa Timur kini disebut memiliki “harta karun” yang banyak manfaatnya.

Melansir dari CNN, Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menjelaskan logam tanah jarang (rare earth) yang dianggap “harta karun” banyak manfaatnya.

Menurut Kepala Badan Geologi Eko Budi Lelono mengatakan salah satu material langka yang ada di wilayah tersebut adalah Cerium (Ce).

Mengutip sandia.gov, (Ce) merupakan unsur untuk sistem baterai. Cerium dinilai potensi dapat digunakan untuk bahan dasar baterai.

“Dari hasil analisis Lab, kadar logam tanah jarang (LTJ) cukup rendah, dengan kadar tertinggi pada unsur Cerium (Ce),” kata Eko.

Meski banyak ditemukan kandungan mineral yang terpendam di lumpur tersebut, namun Eko masih melakukan penelitian awal pemanfaatan mineral tersebut.

Eko mengatakan hasil penelitian yang ada saat ini dapat dimanfaatkan sebagai dasar pertimbangan dalam menentukan target wilayah untuk penyelidikan lanjutan oleh para ilmuwan.

“Data potensi lithium dan stronsium yang ada, baru pada cakupan area yang dilakukan pengeboran, area yang sampelnya dilakukan analisis laboratorium, dan baru sampai kedalaman 5 meter, namun data ini dapat menjadi acuan awal keberadaan potensi lithium dan stronsium pada keseluruhan area semburan lumpur Lapindo,” ucap Eko.

Sementara itu, untuk penelitian lanjutan mengenai kandungan mineral di lumpur Lapindo akan dilakukan oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Mineral dan Batubara (Puslitbang Tekmira-KESDM).

Lumpur Lapindo Dapat Dimanfaatkan Untuk Bahan Baku Keramik

Tak hanya pemanfaatan mineral dan logam, penelitian dari Badan Geologi menunjukkan lumpur Lapindo dapat dimanfaatkan sebagai komoditas tambang untuk bahan baku tembikar, batu bata, genteng, dan keramik.

Temuan rare earth di Lapindo bukan sekadar mineral langka, melainkan terdapat kandungan lain seperti kandungan mineral kritis (CRM) seperti lithium dan stronsium yang berpotensi menjadi material dasar baterai mobil listrik.

“Dari hasil kegiatan penyelidikan Badan Geologi, potensi yang terkandung pada lumpur Sidoarjo adalah mineral-mineral yang termasuk Mineral Kritis (CRM), yaitu lithium (Li) dengan kadar 99,26-280,46 ppm dan Stronsium (Sr) dengan kadar 255,44 – 650,49 ppm,” ujarnya.

D For GAEKON