Sakit Hati, Mantan Pegawai Gereja Di Makassar Lempar Bom Molotov Ke Rumah Pendeta

0

Sakit Hati, Mantan Pegawai Gereja Di Makassar Lempar Bom Molotov Ke Rumah PendetaGaekon.com – Rumah seorang pendeta di Jalan Perintis Kemerdekaan, Tamalanrea, Kota Makassar, Sulsel bernama Lukas Dayung (59) menjadi sasaran bom molotov pada Minggu (19/9) dini hari.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Kumparan, menurut keterangan Kasubag Humas Polrestabes Makassar AKP Lando pelaku merupakan mantan pekerja gereja bernama Gerardus Sado (46).

Gerardus Sado ditangkap di rumahnya di Perumahan Villa Park Makassar, Minggu (19/9). Lando menerangkan bahwa pihak polisi berhasil menangkap 4 jam pasca kejadian.

“Hanya sekitar 4 jam pasca kejadian itu, pelaku juga sudah ditangkap,” kata Lando.

Di hadapan petugas, pelaku mengakui perbuatan tersebut. Ia mengatakan bahwa memasukkan bensin ke kantong plastik dan dimasukkan ke dalam teras rumah korban.

“Pelaku memasukkan bensin ke kantong plastik. Kemudian, plastik berisi bensin itu dimasukkan ke dalam teras rumah melalui celah pagar. Setelah itu, dibakar,” jelasnya.

Beruntungnya tidak ada korban dalam peristiwa ini. Hanya saja, api membakar bagian belakang sepeda motor Suzuki milik korban yang diparkir di garasi.

Atas perbuatannya, pelaku kini diamankan di Polsek Tamalanrea untuk proses hukum lebih lanjut.

Sebelumnya, Aksi pelemparan bom molotov itu terjadi sekitar pukul 01.00 WITA. Saat itu, pendeta tengah istirahat. Tiba-tiba, ia mendengar ada letupan keras di atas rumahnya. Saat dicek, ia melihat api telah berkobar. Ia dan istrinya langsung bergegas untuk memadamkan api tersebut.

Gerardus diketahui saling mengenal dengan korban, pasalnya mereka pernah bekerja di Gereja Toraja Makassar Timur. Ia bekerja sebagai petugas kebersihan.

Namun, Gerardus belakangan ini diketahui dipecat dari pekerjaannya. Ia menuding pemecatan itu karena fitnah yang dilakukan oleh Lukas. Merasa sakit hati, ia kemudian balas dendam dengan melempar bom molotov ke rumah korban.

D For GAEKON