Mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair Dituduh Melanggar Peraturan COVID-19

0

Mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair Dituduh Melanggar Peraturan COVID-19Gaekon.com – Pada Sabtu (17/10/2020) Sunday Telegraph melaporkan, usai melakukan perjalanan ke Amerika Serikat (AS), mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair dituduh melanggar aturan pembatasan COVID-19 di negara itu dengan tidak mematuhi isolasi mandiri selama 14 hari.

Sunday Telegraph menyebut pihaknya berhasil mendapatkan sejumlah foto yang menunjukkan Blair, ketika menjabat perdana menteri pada periode 1997 hingga 2007, tengah meninggalkan sebuah restoran di London, 10 hari setelah kedatangannya dari Washington bulan lalu.

Menurut surat kabar yang mengetahui hal tersebut, Blair memohon kepada pejabat parlemen untuk mendapat dispensasi khusus dari aturan COVID-19, akan tetapi dirinya tidak mendapatkan surat pengecualian formal yang dibutuhkan.

Kunjungan Blair berada di Washington adalah untuk menghadiri upacara penandatanganan perjanjian pembukaan hubungan resmi antara Israel dan Uni Emirat Arab serta Bahrain yang difasilitasi oleh Presiden AS Donald Trump di Gedung Putih.

Dari Sunday Telegraph, dengan mengutip juru bicara Blair, menulis bahwa Blair diundang oleh Pemerintah AS karena dirinyalah sosok yang berperan mewujudkan perjanjian tersebut dan menyebut upacara itu sebagai “konferensi diplomatik”.

Sedangkan sang juru bicara tersebut juga mengatakan bahwa Blair “tidak menimbulkan risiko bagi siapa pun” terkait tuduhan melanggar aturan isolasi mandiri karena ia telah menjalani tes deteksi COVID-19, baik sebelum berangkat ke AS, ketika tiba di Gedung Putih, dan beberapa kali setelah kembali ke Inggris.

Sebenarnya bukan Blair saja pejabat tinggi yang mendapat tuduhan pelanggaran. Sejumlah pejabat lain juga pernah mendapat tuduhan serupa soal pelanggaran aturan COVID-19.

Pada Mei, penasihat senior Perdana Menteri Boris Johnson, Dominic Cummings, terbukti berpergian sejauh 400 kilometer dari London ke wilayah Inggris utara ketika semua perjalanan dilarang, kecuali untuk kepentingan mendesak.

Z For GAEKON