Masih Dianalisa, Kejagung Katakan Ada Kerugian Senilai Rp 20 Triliun Di BPJS Ketenagakerjaan

0

Masih Dianalisa, Kejagung Katakan Ada Kerugian Senilai Rp 20 Triliun Di BPJS KetenagakerjaanGaekon.com – Kejaksaan Agung telah menaikkan status kasus dugaan korupsi di PT Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS Ketenagakerjaan) dari penyelidikan ke penyidikan. Kejaksaan Agung menyatakan ada kerugian senilai Rp 20 triliun.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Tempo, BPJS Ketenagakerjaan saat ini tengah dalam proses penyidikan dugaan tindak pidana korupsi.

Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Febrie Adriansyah menyatakan, nilai kerugian tersebut masih dianalisa dan dipertanyakan ihwal kemungkinan risiko bisnis.

“Kalau itu kerugian atas risiko bisnis, apakah analisanya sebodoh itu sampai menyebabkan kerugian Rp20 triliun?” ucap Febrie.

Setelah penyidik melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah Manajer Investasi (MI) sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi di BPJS Ketenagakerjaan, penyidik menemukan adanya kesamaan pada sebagian manajer investasi (MI) yang digunakan oleh BPJS Ketenagakerjaan dengan PT Asuransi Jiwasraya.

“Tidak semua sama, tetapi sebagian memang ada yang sama,” kata Febrie.

Meskipun kasus tersebut sudah dinaikkan ke penyidikan, namun belum ada satu pun yang ditetapkan sebagai tersangka.

D For GAEKON