Masyumi Kembali Bangkit, PPP PKS Tak Khawatir Kehilangan Suara

0

Masyumi Kembali Bangkit, PPP PKS Tak Khawatir Kehilangan SuaraGaekon.com – Rencana pendirian kembali Partai Masyumi tidak membuat PPP dan PKS khawatir akan kehilangan suara. Pada Sabtu 7 November 2020, sekelompok orang mendeklarasikan kembalinya Masyumi di kancah perpolitikan tanah air.

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PPP Achmad Baidowi menyatakan segementasi pemilih partainya dan Masyumi berbeda. “PPP tidak khawatir dengan itu karena kita punya segmentasi pemilih yang berbeda,” kata pemilik sapaan akrab Awiek itu kepada wartawan, Senin (9/11).

Lebih lanjut, dia mengaku menghormati langkah sekelompok orang yang telah mendeklarasikan pendirian kembali Masyumi. Menurutnya, deklarasi itu merupakan bagian dari hak politik setiap warga negara.

Menurutnya, keberhasilan pendirian kembali Masyumi harus diuji lewat pemilihan umum (pemilu). Bahkan, menurut Awiek, keberhasilan pendirian kembali Masyumi akan diuji oleh Kemenkumham lebih dahulu saat mengajukan pengesahan badan hukum.

“Mereka (Masyumi) punya hak, tapi nanti batu ujinya di pemilu apakah partainya laku atau tidak. Sebelum itu juga harus diuji apakah partai itu lolos persyaratan atau tidak, ketika pemilu laku atau tidak dan apakah bisa lolos parliamentary threshold atau tidak,” ujar Awiek.

Senada, politikus PKS Mardani Ali Sera mengatakan partainya memiliki segmentasi pemilih dan kaderisasi yang berbeda dengan Masyumi. Menurutnya, PKS tidak melihat Masyumi sebagai partai politik pesaing di masa mendatang.

“PKS tidak melihat Masyumi sebagai saingan,” ujarnya.

Mardani pun mendoakan agar keberadaan Masyumi dapat meningkatkan kualitas demokrasi di Indonesia. PKS berharap Masyumi juga bisa berjuang untuk memajukan Indonesia

“Mendoakan Partai Masyumi dapat meningkatkan kualitas demokrasi Indonesia. Justru sebagai kawan seperjuangan memajukan Indonesia,” katanya.

Sebelumnya, sekelompok orang mendeklarasikan pendirian kembali Partai Masyumi. Deklarasi digelar pada Sabtu (7/11), bertepatan dengan 75 tahun pendirian Masyumi.

Salah satu nama yang tergabung dalam Masyumi baru adalah MS Kaban. Ia diketahui pernah menjabat Ketua Majelis Syuro PBB.

Namun dalam perjalanannya, Kaban sering kali berseberangan dengan Yusril. Ia mendukung Prabowo-Sandi di Pilpres 2019 saat Yusril masuk barisan Jokowi-Ma’ruf.

K For GAEKON