Mayoritas Transmisi Di Jakarta, Kemenkes Prediksi Lonjakan Pertama Kasus Omicron Terjadi Di Jabodetabek

0

Mayoritas Transmisi Di Jakarta, Kemenkes Prediksi Lonjakan Pertama Kasus Omicron Terjadi Di JabodetabekGaekon.com – Mayoritas transmisi lokal Omicron diketahui berada di Jakarta. Hal ini membuat Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) memprediksi bahwa lonjakan pertama kasus Varian Omicron di Indonesia bakal terjadi di wilayah Jakarta.

Melansir dari Liputan6, Secara geografis wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) tersebut berdekatan dan mobilitas masyarakat di dalamnya sangat tinggi.

Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa lebih dari 90 persen transmisi lokal terjadi di DKI Jakarta.

“Lebih dari 90 persen transmisi lokal terjadi di DKI Jakarta, kita harus siapkan khusus DKI Jakarta sebagai medan perang pertama menghadapi varian Omicron, dan kita harus sudah memastikan bisa menangani dengan baik,”  jelasnya.

Menurut penjelasan Budi, prediksi puncak gelombang kenaikan kasus COVID-19 Omicron di Indonesia terjadi pada pertengahan Februari hingga awal Maret. Hal itu berdasarkan mayoritas kenaikan kasus Omicron di dunia terjadi dalam kurun waktu yang sangat cepat dan singkat. Berkisar antara 35 hingga 65 hari.

“Di Indonesia kita mengidentifikasi kasus pertama pada pertengahan Desember, tapi kasus mulai naiknya di awal Januari. Kita hitung antara 35-65 hari akan terjadi kenaikan yang cukup cepat dan tinggi. Itu yang memang harus dipersiapkan oleh masyarakat,” kata Budi.

Budi mengatakan bakal mengebut vaksinasi booster bagi masyarakat Jabodetabek. Hal ini demi meningkatkan dan mempertahankan kekebalan tubuh dari Omicron.

Budi meminta masyarakat untuk patuh pada protokol kesehatan 5M: memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan pakai sabun, menjauhi kerumunan, menjaga jarak, serta aktif menggunakan aplikasi Pedulilindungi harus ditegakkan. Ini semua upaya demi mencegah terpapar virus SARS-CoV-2.

D For GAEKON