Lebih Mudah Dan Aman, Menkes Bakal Andalkan Oksigen Konsentrator Penuhi Kebutuhan Oksigen

0

Lebih Mudah Dan Aman, Menkes Bakal Andalkan Oksigen Konsentrator Penuhi Kebutuhan OksigenGaekon.com – Ditengah lonjakan kasus Covid-19, banyak masyarakat yang kini berlomba mencari tabung oksigen. Pasalnya, barang tersebut kini menjadi barang langka, mengingat persediaan sudah semakin menipis.

Menurut Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi total kebutuhan oksigen saat ini mencapai sekitar 60 hingga 70 ribu tabung.

Hal ini membuat Budi bakal mengandalkan oksigen konsentrator untuk memenuhi kebutuhan di tengah lonjakan kasus Covid-19.

“Kita sudah mengidentifikasi kebutuhan tabung dan oksigen konsentrator sekitar 60-70 ribu. Tapi mungkin ke depannya kita arahkan lebih ke oksigen konsentrator,” kata Budi.

Oksigen Konsentrator Lebih Mudah Dan Aman Dibawa

Budi mengatakan bahwa penggunaan oksigen konsentrator lebih mudah dan aman jika dibandingkan dengan membawa oksigen itu berat, susah, dan berbahaya.

“Secara logistik bawa oksigen itu berat, susah, dan berbahaya. Sedangkan oksigen konsentrator tinggal kita taruh di rumah sakit, colokin selama listriknya ada oksigennya mengalir. Mudah-mudahan listriknya jangan mati aja yang ada di rumah sakit,” terangnya.

Namun, meski terbilang lebih mudah dan aman, oksigen konsentrator ini akan menggunakan daya listrik yang lebih besar.

Sebelumnya, pemerintah berencana mengimpor 40 ribu ton oksigen cair (liquid oxygen) untuk memenuhi kebutuhan pasien Covid-19. Saat ini, proses impor sudah mulai berjalan. Pemerintah juga akan mengimpor oksigen konsentrator. Impor dilakukan guna mengurangi penggunaan oksigen cair sebanyak 50 ribu tabung.

Penggunaan oksigen konsentrator sebelumnya dilakukan oleh pemerintah India dalam mengatasi krisis oksigen di tengah lonjakan kasus Covid-19 beberapa waktu lalu.

D For GAEKON