Menkes Resmi Hapus Vaksinasi Gotong Royong Berbayar Individu

0

Menkes Resmi Hapus Vaksinasi Gotong Royong Berbayar IndividuGaekon.com – Pelaksanaan Vaksinasi Gotong Royong berbayar individu resmi dihapus. Dengan ini, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tetap sama seperti mekanisme sebelumnya.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Suara.com, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin resmi menghapus ketentuan pelaksanaan vaksinasi berbayar tersebut.

Dengan perubahan ini, maka pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tetap sama dengan mekanisme sebelumnya, yakni diberikan secara gratis kepada seluruh masyarakat Indonesia melalui Program Vaksinasi Nasional COVID-19 dan Program Vaksinasi Gotong Royong melalui perusahaan.

Keputusan itu tertuang dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 23 Tahun 2021 tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 10 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Permekes tersebut ditandatangani pada tanggal 28 Juli 2021.

Vaksinasi gotong royong individu memang memicu polemik karena dianggap sarat kepentingan bisnis. Pasalnya, vaksin tersebut diperjualbelikan dan bisa diakses cepat bagi masyarakat ekonomi kelas menengah atas.

Vaksinasi Gotong Royong Harus Membayar Rp 800 Ribu

Mereka yang ingin mengakses vaksinasi gotong royong individu harus merogoh kocek agak dalam, yakni mencapai Rp 800 ribu untuk dua dosis vaksin.

Vaksinasi Gotong Royong melalui perusahaan hanya menggunakan vaksin Sinopharm dengan sasaran sekitar 7.5 juta penduduk usia diatas 18 tahun.

Hal tersebut berbeda dengan Program Vaksinasi Nasional Covid-19 gratis yang menggunakan Sinovac, AstraZeneca, Moderna, Pfizer, Sinopharm dan Novavax dengan sasaran lebih dari 200 juta penduduk usia diatas 12 tahun.

D For GAEKON