Mensos dan Tim Rombongan Langsung Berhamburan Keluar Pada Saat Gempa Susulan

0

Mensos dan Tim Rombongan Langsung Berhamburan Keluar Pada Saat Gempa SusulanGaekon.com – Menteri Sosial Tri Rismaharini dan rombongan berhamburan ke luar dari ruangan saat terjadi gempa susulan pada saat meninjau lokasi gempa di Mamuju, Sulawesi Barat, pada Jumat (15/1). Seperti yang dilansir dari Antara, dalam tayangan yang diunggah akun Linjamsos Oke, dipantau di Jakarta, Sabtu terlihat Menteri Risma berada di luar ruangan bersama dengan rombongan.

Kemudian, Risma mengatakan bahwa dirinya telah menghubungi Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dan menyebutkan akan terjadi gempa susulan.

“Permasalahannya apakah gempa susulan itu besar atau berakibat tsunami, itu yang belum bisa diprediksi,” kata dia.

Selain memastikan kelancaran bantuan logistik, ia juga menegaskan adanya bantuan tenaga kesehatan yang tiba di Sulbar untuk menangani korban yang berada di rumah sakit regional dan pusat.

Sedangkan untuk akses darat menuju lokasi bencana di Mamuju, Sulbar masih terputus akibat longsor di sejumlah titik. Sehingga, sangat menyulitkan distribusi bantuan logistik dari wilayah sekitar.

Tidak hanya itu saja, sebanyak 43 orang tim terpadu yang terdiri dari Kemensos, BNPB, Kemenkes, Kementerian Permberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang masuk melalui bandara Hasannudin Makasar melanjutkan dengan jalan darat telah melakukan perjalanan selama 8 jam tiba di kota Polowali Mandar belum bisa sampai ke Kota Mamuju.

Sementara itu, sejumlah relawan dan TNI Polri terus melakukan pembersihan jalan yang tertimbun longsor di sejumlah titik jalan trans Sulawesi. Kemudian menurut pengakuan dari salah satu Tim dari Kemensos, Alek Triyono bahwa sepanjang malam hujan terus tidak berhenti membuat perjalanan tim tidak bisa cepat dan harus beberapa kali terhenti.

Pada saat tiba di Polman, tim istirahat dan berkoordinasi dengan BNPB, akhirnya diputuskan melanjutkan perjalanan dengan helikopter milik BNPB yang sudah standby di Mamuju. Menurut data Badan Penanggulangan Bencana Nasional mencatat sebanyak 43 orang meninggal dunia akibat gempa di Sulbar. Korban paling banyak ada di Kabupaten Mamuju.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengatakan korban tewas di Mamuju ada 34 orang. Sembilan korban tewas lainnya ada di Kabupaten Majene. Dua wilayah di Sulbar ini jadi wilayah terparah akibat gempa bumi.

Z For GAEKON