Status Merapi Siaga, Sampai Pagi Tadi Luncurkan 2 Kali Guguran Lava Pijar Sejauh 2.000 Meter

0

Status Merapi Siaga, Sampai Pagi Tadi Luncurkan 2 Kali Guguran Lava Pijar Sejauh 2.000 MeterGaekon.com – Sejak Minggu (22/8) pukul 00.00 WIB hingga Senin (23/8) pukul 06.00 WIB, Gunung Merapi keluarkan dua kali guguran lava pijar dengan jarak maksimum sejauh 2.000 meter ke arah barat daya.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Liputan6, Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Hanik Humaida mengatakan bahwa Asap kawah tidak teramati keluar dari puncak kawah Merapi selama pengamatan.

Saat ini cuaca di Gunung Merapi berawan, angin bertiup sedang ke arah barat dengan suhu udara 13-21 derajat Celsius. Kelembaban udara 76-79 persen dan tekanan udara 838-943 mmHg.

Gunung Merapi Mengalami 58 Kali Gempa Guguran

Selama periode pengamatan tersebut, Hanik mengatakan bahwa Gunung Merapi juga mengalami 58 kali gempa guguran dengan amplitudo 3-23 mm selama 28-154 detik.

Selain itu, tiga kali gempa hembusan dengan amplitudo 4-5 mm selama 12-26 detik, serta satu kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 20 mm selama 119 detik.

Sementara pada periode pengamatan Minggu pukul 18.00-24.00 WIB, Gunung Merapi tercatat 10 kali meluncurkan guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimum 2.000 meter ke arah barat daya.

Guguran lava dan awan panas Merapi diperkirakan berdampak pada wilayah sektor selatan-barat daya, yang meliputi Sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih.

Lontaran material vulkanik dari Gunung Merapi dapat menjangkau radius tiga km dari puncak gunung jika nanti terjadi letusan.

Sampai saat ini pihak BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada level III atau siaga.

D For GAEKON