Merasa Terganggu, Warga Tolak Keras Wanita Bercadar Pemilik 70 Anjing

0

Merasa Terganggu, Warga Tolak Keras Wanita Bercadar Pemilik 70 AnjingGaekon.com – Baru-baru ini viral di media sosial mengenai seorang wanita bercadar yang tinggal di Pamulang, Tangerang Selatan memelihara 70 ekor anjing. Warga menolak tempat tersebut karena menimbulkan gangguan, salah satu di antaranya adalah suara dari hewan tersebut.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Kumparan, Wanita bercadar itu bernama Suhaesti Sutrisno. Ia memiliki Green House yang dijadikan tempat penampungan anjing. Tempat tersebut berlokasi di Gunung Mulya, Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor.

Wanita yang akrab disapa Hesti ini menampung 70 ekor anjing liar. Hal ini membuat warga sekitar merasa terganggu dengan suara dari hewan tersebut. Bahkan ada juga yang keberatan karena tempat itu tak sesuai dengan norma agama.

Camat Tenjolaya, Farid Maruf mengatakan bahwa Green House milik Hesti dikelola tujuh orang. Mulai dari tetangga, saudara Hesti, dan juga pekerja lainnya.

“Intinya bahasa Mbak Hesti, Green House, disebut penangkaran enggak mau. Rescue juga bukan. Jadi, keberadaan green house memancing reaksi warga,” ujar Farid.

Para pekerja Hesti ini juga tinggal di kampung tersebut. Karena dinilai mengganggu penghuni lainnya, warga sekitar melaporkan hal itu dengan meminta bantuan ke Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

“Awalnya warga di antara mereka sendiri karena enggak ada penanganan, akhir 2020 , warga minta pendampingan dari salah satu LSM. Intinya kirim surat ke saya untuk audiensi,” tambah Farid.

Farid menambahkan, pertemuan tersebut dilakukan pada Sabtu (13/3) di aula kecamatan. Menurut Farid, Haesti tidak masalah jika anjingnya akan dikeluarkan dari situ, namun jumlahnya yang begitu banyak sepertinya tidak akan bisa jika dilepas begitu saja.

Karena hal itu, Farid meminta bantuan dari Dinas Peternakan dengan berkoordinasi dengan Dinas Karantina untuk menindaklanjuti hasil mediasi tersebut.

Berdasarkan informasi dari dinas setempat, anjing di Green House telah diberikan vaksin. Selain itu, tidak ditemukan tempat tersebut digunakan untuk peternakan anjing.

Hesti sendiri telah memelihara anjing di lokasi itu sejak 2017. Jarak antara Green House dengan perumahan warga adalah sekitar 100 meter. Meski begitu, Hesti tak tinggal di Green House. Hanya saja orang tua Hesti tinggal di kampung tersebut.

D For GAEKON