Mirip Rambutan, Begini Penampakan Virus Corona Varian Delta

0

Mirip Rambutan, Begini Penampakan Virus Corona Varian DeltaGaekon.com – Varian baru Covid-19, Varian Delta menjadi varian yang paling banyak ditemukan sebagai penyebab gelombang baru penularan. Bahkan varian ini pula yang disebut sebagai faktor melonjaknya kasus Covid-19.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Kumparan, Varian B.1.617.2 ini pertama kali dilaporkan terdeteksi di India pada akhir 2020. Pada 31 Mei 2021, WHO kemudian memberi nama Delta.

Setelah berbulan-bulan semenjak terdeteksi, wujud varian delta akhirnya berhasil diungkap. Seorang peneliti asal Australia, ahli genetika molekuler Riza Putranto mengungkap itu semua.

“Saya berterima kasih kepada Dr. Jason Roberts dari The Peter Doherty Institute for Infection and Immunity, Melbourne, Australia, yang telah mengizinkan untuk post hasil penemuan beliau.⁣ Inilah penampakan dari varian Delta SARS-CoV-2 yang berhasil beliau dan tim riset tangkap menggunakan teknologi mikrografi elektron,” tulisnya.

Gambar Menyerupai Rambutan Didapat Dari Mikrografi Elektron

Menurut penjelasannya, tim riset menggunakan teknologi mikrografi electron untuk mengetahui wujud asli varian delta.

Dari gambar yang berhasil didapatkan, terlihat varian Delta menyerupai buah rambutan. Berbentuk bulat dan ada layaknya rambut di bagian luarnya.

“Tampilan varian Delta di bawah elektron mikrograf ini, yang nampak seperti buah rambutan atau matahari kecil ini, menjadi langkah awal untuk memahami kenapa varian ini lebih mudah ditularkan dan mungkin sifat-sifat lainnya yang perlu kita ketahui,” ucap Riza.

Penelitian terus dilakukan para ahli untuk dapat mengenali karakterisik dari virus Delta. Sehingga langkah mengurangi penularan dapat dilakukan.

Varian Delta disebut sebagai faktor melonjaknya kasus Covid-19 secara signifikan di sejumlah wilayah di Indonesia, khususnya Jawa-Bali.

D For GAEKON