4 Orang Tewas, Mobil Innova Ini Tertabrak Kereta Api Logawa Di Probolinggo

0

4 Orang Tewas, Mobil Innova Ini Tertabrak Kereta Api Logawa Di ProbolinggoGaekon.com – Sebuah mobil Innova berwarna hitam dan Kereta Api Logawa jurusan Purwokerto-Jember terlibat kecelakaan di perlintasan kereta api tanpa palang pintu, Jalur Pantura Desa Bayeman, Tongas, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Kamis (13/1). Akibat kecelakaan itu, 4 orang tewas.

Melansir dari Kompas, Komandan Pleton Polsuska Daop 9 jember, Kapten Muhammad Halil mengatakan, keempat jenazah sudah dievakuasi ke RSUD Tongas.

Akibat kecelakaan tersebut perjalanan KA Logawa sempat tertunda. Plh Manager Humas Daop 9 Jember Tohari mengucapkan permohonan maaf kepada para pelanggan karena terganggunya perjalanan dan pelayanan kereta api.

“Kami atas nama Manajemen KAI mengucapkan permohonan maaf kepada para pelanggan karena terganggunya perjalanan dan pelayanan kereta api akibat kejadian tersebut, yang mengakibatkan KA 249 Logawa tidak dapat melanjutkan perjalanannya karena harus menunggu lokomotif pengganti dari Dipo Lokomotif Jember,” katanya.

Para penumpang kereta, kata Tohari, diberikan alternatif untuk melanjutkan perjalanan dari Stasiun Probolingo ke Stasiun Jember menggunakan KA 113 Ranggajati dengan kelas bisnis maupun eksekutif.

Kronologi Kereta Api Logawa Tabrak Mobil

Menurut keterangan saksi mata, NW, kejadian ini bermula saat KA Logawa melaju dari arah barat. Sementara sopir mobil Innova diduga tak melihat kondisi sekitar saat menyeberangi rel perlintasan kereta.

Mobil yang tertabrak kereta langsung ringsek. Sementara sopir dan tiga penumpang di dalam mobil tewas di lokasi kejadian.

Mobil tersebut diduga hendak ke tambak sebelah utara rel. Diduga sopirnya tidak melihat kanan kiri sebelum melintas, sehingga kereta yang melaju tidak terlihat.

Tohari memastikan, kendaraan yang tertabrak telah dievakuasi dan jalur KA dapat dilalui kembali. Pihaknya berharap masyarakat pengguna jalan raya yang sering melintas di perlintasan sebidang selalu mematuhi aturan dan menaaati rambu-rambu yang terpasang.

“Semoga masyarakat pengguna jalan raya yang sering melintas di perlintasan sebidang selalu mematuhi aturan, menaaati rambu-rambu yang terpasang, tengok kanan kiri dahulukan perjalanan kereta api yang mau lewat,” ucapnya.

D For GAEKON