Pemerintah Targetkan 50 Juta Anak Divaksin Covid-19, Mulai Bulan Depan

0

Pemerintah Targetkan 50 Juta Anak Divaksin Covid-19, Mulai Bulan DepanGaekon.com – Mulai bulan Juli 2021, Pemerintah akan gerakkan program vaksinasi Covid-19 untuk anak-anak usia 12-18 tahun.

Rencananya, pemerintah akan targetkan sebanyak 50 juta anak divaksin Covid-19 bulan depan. Hal ini juga telah dikonfirmasi oleh Juru Bicara Kemenkes dr Siti Nadia Tarmizi.

“Vaksinasi ini sasarannya 50 juta. Juli mungkin mulai, tapi secara bertahap,” terang Nadia.

Nadia mengatakan bahwa masih banyak hal yang harus dibahas lagi terkait mekanisme pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk anak. Diantaranya mulai dari lokasi, kebutuhan dokumen, hingga proses skrining.

“Iya, kick off-nya di Jakarta atau di daerah lain kita belum tahu. Karena kita masih harus konfirmasi ke pihak-pihak terkait seperti Kemendikbud, BKKBN,” kata Nadia.

Nadia menerangkan program vaksinasi untuk anak ini akan direncanakan secara matang perlahan.

“Terus kita harus menghitung distribusi vaksin, screeningnya seperti apa, proses pendaftarannya seperti apa, karena anak-anak akan belum punya KTP,” tambahnya.

Lansia Masih Menjadi Prioritas Yang Divaksin

Meski telah mempersiapkan vaksinasi untuk anak, orang dewasa khususnya lansia masih menjadi prioritas target vaksinasi.

“Dewasa itu yang lebih rentan yang pasti melakukan aktivitas karena dia harus bekerja mencari penghasilan. Kalau anak-anak kan masih bisa terlindungi selama orang tuanya memastikan prokesnya, mengajak anak-anak itu tidak keluar rumah,” jelas Nadia.

Nadia mengatakan bahwa untuk vaksinasi anak ini tidak perlu tergesa-gesa. Karena rentanitas anak jauh lebih rendah dari lansia.

“Kita enggak buru-buru karena rentanitas anak jauh lebih rendah dari lansia. Karena lansia yang divaksinasi juga baru berapa persen,” ungkapnya.

Sebelumnya, pada Minggu (27/6), BPOM telah mengizinkan penggunaan vaksin corona Sinovac untuk anak usia 12-17 tahun. Hal ini merujuk koordinasi dengan beberapa pihak, termasuk ITAGI dan Kemenkes.

D For GAEKON