Nahas, 1 Jam Sebelum Gelar Lamaran Rumah Calon Pengantin Ini Terbakar

0

Nahas, 1 Jam Sebelum Gelar Lamaran Rumah Calon Pengantin Ini TerbakarGaekon.com – Rasa Bahagia seketika berubah menjadi sedih tak terkira. Pasalnya, rumah calon pengantin asal Batu Pahat, Johor, Malaysia ini terbakar saat hendak menggelar acara lamaran.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Liputan6, Satu jam sebelum acara lamaran, rumah mempelai wanita ini tiba-tiba terbakar. Peristiwa nahas itu terjadi Minggu (28/3) di sebuah rumah di Kampung Parit Mustaffa Darat, Parit Sulong.

Menurut keterangan salah satu saksi, Izzat Syafaat Ismail, rumah tersebut terbakar sekitar pukul 13.20 dan acara pertunangan seharusnya berlangsung pukul 14.30, waktu setempat.

Ayah pengantin wanita pingsan karena kaget, sementara kerabat lainnya terluka setelah menginjak pecahan kaca.

Dalam sebuah video viral di jagat maya, seorang makeup artist (MUA) terdengar berkata, “Ya Tuhan, saya sedang merias wajah (calon pengantin wanita) saat rumah terbakar.”

Calon pengantin, Nur Hidayah Jahurin mengatakan bahwa tiba-tiba ia mendengar keributan saat sedang berdandan.

“Saat sedang dandan, saya tiba-tiba mendengar keributan dari ruang tamu dan ada seseorang yang berteriak setelah melihat asap tebal sebelum api membakar mimbar.” Terangnya.

Setelah mendengar suara itu, Nur bergegas keluar dari kamar. Namun api sudah berkobar. Keluarga mereka mengaku bahwa tak bisa menyelamatkan apapun, termasuk dokumen penting.

Hadiah pertunangan, makanan untuk para tamu, dan podium pernikahan semuanya lenyap dilahap si jago merah.

Setelah kejadian nahas ini, pihak keluarga memutuskan untuk tetap menyelenggarakan acara lamaran sederhana di rumah kerabat terdekat.

Seorang juru bicara Departemen Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Johor mengatakan bahwa api menghancurkan 80 persen rumah, serta satu sepeda motor.

Sebanyak 22 petugas pemadam kebakaran dari pemadam kebakaran Batu Pahat, Penggaram, dan Yong Peng diberangkatkan ke lokasi kejadian.

Sebelumnya, Nur menuturkan bahwa pertunangan seharusnya diadakan pada November tahun lalu. Namun acara tersebut terpaksa ditunda karena Perintah Kontrol Gerakan (MCO) pemerintah Malaysia untuk menekan laju transmisi virus corona baru.

D For GAEKON